Pendiri Apple: Elon Musk dan Tesla Banyak Ngibul!

Pendiri Apple: Elon Musk dan Tesla Banyak Ngibul!

ADVERTISEMENT

Pendiri Apple: Elon Musk dan Tesla Banyak Ngibul!

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 02 Apr 2022 05:45 WIB
BERLIN, GERMANY - MAY 12:  Steve Wozniak, co-founder of Apple, speaks at the CUBE Tech Fair for startups on May 12, 2017 in Berlin, Germany. The CUBE Tech Fair is showcasing the projects of startups from across Europe and is running from May 10-12.  (Photo by Sean Gallup/Getty Images)
Steve Wozniak. Foto: GettyImages
Jakarta -

Steve Wozniak, salah satu pendiri Apple, tampaknya kurang suka dengan Elon Musk dan perusahaan mobil listriknya, Tesla. Ia menyebut Elon dan Tesla banyak mengumbar kebohongan.

Terbaru, Wozniak ditanya dalam sebuah wawancara mengenai pendapatnya tentang masa depan komputer, khususnya perpaduan antara software dengan otak manusia. Elon Musk pun disinggung karena melalui perusahaannya Neuralink, sedang menguji coba implan chip pintar ke otak makhluk hidup.

Wozniak tampak tidak terkesan dengan itu. "Elon Musk, jangan sebut nama itu di dekatku," kata Woz, seperti dikutip detikINET dari The Shield, Sabtu (2/4/2022).

"Kebenaran adalah puncak dari semua hal-hal yang baik. Aku tumbuh dengan itu sepanjang hidupku. Kalian tidak bisa mengarang cerita dan Elon Musk serta Tesla telah mengatakan banyak sekali kebohongan," tambah dia.

Steve Wozniak tidak menerangkan lebih lanjut kebohongan seperti apa yang dikatakan Elon Musk. Namun pada tahun 2018, sahabat Steve Jobs itu pernah mengutarakan kritik pada Elon Musk karena CEO Tesla dan SpaceX itu sering tidak menepati apa yang diomongkannya.

Terutama soal janji-janji Musk tentang mobil listrik Tesla. Contohnya pada Agustus 2016, Elon menjanjikan mobil Tesla bisa berjalan otomatis dari Los Angeles sampai New York selambatnya akhir tahun itu. Namun tak menjadi kenyataan.

"Sekarang, aku tidak percaya apapun yang dikatakan oleh Elon Musk atau Tesla," sebut Steve Wozniak ketika itu.

Selain masalah itu, Steve Wozniak juga mengkritik kapabilitas kemudi otomatis di mobil Tesla. Misalnya jika melihat ada sesuatu yang janggal seperti benda kecil di jalan, sistemnya bisa kesulitan. Menurutnya, teknologi BMW dan Audi lebih mumpuni soal mobil otomatis.



Simak Video "Alasan Saham Tesla Anjlok dan Kehilangan Rp 3,1 Triliun"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT