Catat! Ini Nomor WA Isoman Kemenkes

Catat! Ini Nomor WA Isoman Kemenkes

Agus Tri Haryanto - detikInet
Minggu, 20 Feb 2022 17:45 WIB
Aplikasi Telemedicine Kemenkes Sediakan Obat Gratis untuk Pasien Isoman
Foto: detikcom
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan nomor layanan yang bisa dihubungi masyarakat jika ingin mendapatkan obat untuk isoman. Catat ini nomor WhatsApp Isoman Kemenkes.

Bagi warga yang telah terkonfirmasi positif COVID-19, namun belum mendapatkan layanan telemedisin gratis dari Kemenkes, dapat menghubungi nomor WA di nomor 081110500567.

Masyarakat juga bisa menghubungi melalui email sertifikat@pedulilindungi.id maupun lewat call center di nomor 199 ext. 9.

Layanan telemedisin gratis Kemenkes dapat diakses bagi masyarakat yang melakukan tes PCR/Antigen di Lab yang terafiliasi Kemenkes, Berusia di atas 18 Tahun dan berdomisili di wilayah Jabodetabek, Karawang, Bandung, Semarang Raya, Surakarta Raya, Kota Yogyakarta, Surabaya Raya, Malang Raya, Kota Denpasar, dan Nusa Dua.

Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmiz mengatakan, setelah minggu kedua Februari layanan ini diperluas hingga kota-kota besar Jawa-Bali.

Disampaikannya, Kemenkes mulai 19 Februari 2022 juga akan memperluas layanan telemedisin ke kota-kota besar di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

"Layanan telemedisin terus ditingkatkan dan diperluas untuk membantu agar masyarakat yang isoman dapat memperoleh fasilitas pengobatan yang memadai, sehingga mereka tidak perlu dirawat di rumah sakit," ujar Siti dalam siaran pers dari laman Kementerian Kominfo, Minggu (20/2/2022).

Bagi pengguna telemedisin yang tidak mendapat WhatsApp dari Kemenkes, bisa mengkonfirmasi ke laman isoman.kemkes.go.id/panduan. Masyarakat bisa memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) ke dalam laman tersebut untuk melanjutkan ke tahap pengajuan berikutnya.

Sedangkan, masyarakat yang sudah berkonsultasi dengan tenaga kesehatan secara online dan melakukan proses penebusan obat gratis dari Kemenkes, tinggal menunggu paket obat datang ke rumah.

"Kita terus meningkatkan layanan telemedisin agar paket obat yang sampai ke pasien lebih cepat lagi," pungkasnya.



Simak Video "DKI hingga Jabar Level 2 Lagi, Ini Daftar Wilayah PPKM Jawa-Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/asj)