NFT, Kripto dan 5G Bakal Guncang Indonesia di 2022

NFT, Kripto dan 5G Bakal Guncang Indonesia di 2022

Adi Fida Rahman - detikInet
Minggu, 16 Jan 2022 08:15 WIB
Ilustrasi NFT non fungible token
Foto: Getty Images/iStockphoto/Rawf8
Jakarta -

Ghozali telah membuka mata masyarakat Indonesia akan besarnya potensi Non-Fungible Token atau NFT. Tapi tidak hanya aset digital ini saja yang akan mengguncang Indonesia sepanjang 2022.

Pandemi COVID-19 telah mempercepat peralihan layanan digital lebih dari yang diharapkan, mendorong berkembangnya sektor teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi tahun ini. Menurut proyeksi Badan Kebijakan Fiskal (BKF), sektor teknologi informasi dan komunikasi akan mengalami pertumbuhan sebanyak 9,8 hingga 10,3 persen pada tahun 2022.

Pada tahun mendatang, kita akan hidup di dunia di mana internet dan teknologi akan lebih berpengaruh daripada saat ini. Teknologi digital secara mendasar telah mengubah tatanan hidup, mengurangi jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas dan bahkan mengubah cara kita berinteraksi dengan sesama.

Ada 3 hal yang akan mengguncang Indonesia di 2022 seperti diprediksi oleh perusahaan teknologi F5.

1. 5G

Google, Temasek, dan Bain & Company belum lama melaporkan bahwa Indonesia merupakan pusat ekonomi digital terbesar di dunia dan memiliki potensi untuk berkembang melalui penggunaan layanan digital.

Seiring dengan akselerasi jaringan 5G di negara ini, berbagai peluang bisnis akan muncul, termasuk adopsi digital yang lebih luas dan pengembangan infrastruktur teknologi yang lebih kuat. Kenyamanan layanan seluler dan bangkitnya hiburan, khususnya melalui perangkat seluler, akan mendorong pertumbuhan jaringan 5G lebih cepat.

Pada bulan Juni tahun 2021 lalu, Telkomsel telah meluncurkan layanan jaringan 5G komersial pertama kalinya di Indonesia. Menyusul kemudian Indosat Ooredoo dan XL Axiata meresmikan layanan 5G komersialnya.

Penetrasi 5G di Tanah Air pun akan semakin meningkat seiring operator seluler memperluas layanan 5G-nya. Selain itu didorong keberadaan ponsel 5G yang semakin terjangkau harganya sehingga mereka bisa merasakan keunggulan jaringan seluler penerus 4G ini.

5G sendiri memiliki banyak manfaat. Jaringan ini punya latency yang lebih rendah sehingga memudahkan sistem untuk bereaksi dengan cepat terhadap perubahan; jangkauan jaringan yang lebih kuat; dan peningkatan throughput yang akan membuat sinyal streaming akan semakin andal.

F9 yakin jaringan 5G di Indonesia akan menjadi daya pemulihan ekonomi, membuka jalan untuk memberdayakan usaha kecil dan menengah, mendidik talenta digital, dan memungkinkan perkembangan smart city.

2. Kripto dan NFT

Cryptocurrency dan NFT akan terus tumbuh menjadi lebih populer. Aset digital ini berpotensi merubah bisnis dan ekonomi tradisional. Di tahun 2022, kita dapat berharap untuk melihat penggunaan teknologi ini secara lebih luas ketika bisnis dan individu mulai mengeksplorasi kemampuan mereka.

NFT telah menarik perhatian seniman dan kolektor Indonesia. Dalam sebuah langkah yang menandai revolusi berbasis blockchain untuk domain seni dan budaya lokal, bursa cryptocurrency Indonesia seperti Tokocrypto telah menciptakan TokoMall, pasar token NFT multi-kategori pertama di Indonesia.

Sebagai jawaban Tokocrypto atas keinginan dan kebutuhan para penggemar NFT, TokoMall diluncurkan pada bulan Agustus tahun 2021 lalu. Hadir dengan lima departemen, yaitu Original, Lifestyle, Creative, Stars, Games, and Sports, daftar penjual teratas di Tokomall antara lain NeverTooLavish, I Love Indonesia, Banyan Core, Si Juki, dan masih banyak lagi.

TokoMall berfungsi sebagai pasar yang memungkinkan pengguna terhubung dengan jenama, artis, gim, tim olahraga, idola, dan kolektor NFT lainnya dengan menggunakan token digital, TKO (Toko Token).

3. AI & Cloud

Kombinasi jaringan 5G dan AI juga akan berperan dalam mengubah cara hidup dan cara kerja masyarakat Indonesia. Salah satu dampak yang paling signifikan akan terjadi di bidang pengembangan perangkat lunak.

Di tahun 2022, pengembangan perangkat lunak yang didukung AI akan dilakukan, sehingga terdapat pergantian tenaga manusia dengan tenaga mesin secara otomatis. Pergeseran ini akan menghasilkan produk perangkat lunak yang lebih cepat, lebih baik, dan dapat diandalkan.

Di dunia bisnis, penyimpanan daring cloud akan terus berkembang melalui solusi khusus. Solusi ini akan memungkinkan cloud menjadi solusi transformasi gudang, restoran, toko ritel, dan masih banyak lagi. Mereka akan menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan untuk memanfaatkan teknologi terbaru seperti augmented reality (AR), virtual reality (VR), dan machine learning (ML).

Cloud computing juga akan memainkan peranan besar dalam membantu semua data yang tersedia dari perangkat digital yang jumlahnya terus bertambah untuk menjadi lebih mudah dipahami. Di sinilah edge computing berperan.

Edge computing terjadi secara lokal dan bukan pada server jarak jauh. Sebaliknya, edge computing memproses data dari asalnya. Semua pemrosesan dilakukan sebelum data melewati jaringan untuk kembali ke level cloud.



Simak Video "Walau Alami Penurunan, Developer yakin Harga Kripto Akan Tetap Bullish"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)