Cara Mengecek Citra Diduga Puing Pesawat MH370 di Google Maps

Cara Mengecek Citra Diduga Puing Pesawat MH370 di Google Maps

Tim - detikInet
Selasa, 21 Des 2021 14:23 WIB
Citra satelit diduga lokasi jatuhnya MH370 di Kamboja (Tangkapan layat Google Maps)
Foto: Citra satelit diduga lokasi jatuhnya MH370 di Kamboja (Tangkapan layar Google Maps)
Jakarta -

Sampai saat ini, hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 di tahun 2014 masih menjadi misteri besar dan terus dibahas. Terbaru, ada yang mengklaim menemukan kemungkinan lokasi jatuhnya pesawat tersebut melalui Google Maps.

Sebenarnya, citra satelit yang menampakkan adanya gambar yang tampak seperti pesawat ini sudah cukup lama mencuat, namun memang disebut bukan sebagai lokasi akhir MH370. Tapi menurut klaim terbaru ini, tidak ada salahnya untuk meneliti lokasi tersebut.

Lokasi diduga jatuhnya pesawat MH370 itu berada pada koordinat 12°05'20.0"N 104°09'05.0"E. Cara mengeceknya di internet pun mudah saja, tinggal buka Google Maps melalui aplikasi atau di browser.

Kemudian, salin koordinat tersebut ke kolom pencarian. Setelah diklik, langsung muncul titik yang dimaksud, di wilayah Kamboja.

Untuk melihat citra mirip pesawat, pengguna tinggal mengklik bagian layer menjadi mode satellite sehingga tampaklah gambar yang dimaksud berada di tengah hutan belantara yang menghijau.

Google MapsPenampakan citra seperti pesawat di Google Maps. Foto: Google Maps

Pada 2018 lalu, Daily Star juga sempat mengangkat cerita dari seorang pilot yang terobsesi menemukan pesawat Boeing 777 MH370 Malaysia Airlines. Pilot bernama Daniel Boyer itu meyakini Google Maps mendeteksi puing pesawat tersebut di hutan Kamboja.

Kembali ke artikel Express.co.uk, para penyelidik telah membandingkan citra satelit sebelum dan sesudah peristiwa hilangnya MH370. Hasilnya, ada perbedaan pada titik tersebut yang diduga merupakan dampak tabrakan pesawat MH370.

Andre Milne dari Unicorn Aerospace mengklaim dia dan timnya mungkin hampir memecahkan misteri hilangnya MH370. Klaimnya itu didasarkan pada citra satelit dari apa yang digambarkannya sebagai 'peristiwa dampak' jauh di dalam hutan Kamboja.

Halaman selanjutnya: Data radar >>>