Tokopedia & Pemprov Jateng Kolaborasi Tingkatkan Produktivitas UMKM

Tokopedia & Pemprov Jateng Kolaborasi Tingkatkan Produktivitas UMKM

ADVERTISEMENT

Tokopedia & Pemprov Jateng Kolaborasi Tingkatkan Produktivitas UMKM

Dea Duta Aulia - detikInet
Kamis, 09 Des 2021 20:36 WIB
Tokopedia
Foto: Tokopedia
Jakarta -

GoTo hadirkan gerakan #BangkitBersama dengan tema 'Yang Lokal Yang Juara, Bareng Tokopedia' di Jawa Tengah bersama Pemprov Jateng, pada Kamis (9/12/2021).

CEO dan Founder Tokopedia, William Tanuwijaya mengatakan, gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM lokal, khususnya di Jawa Tengah. Ia yakin, melalui digitalisasi, maka para pelaku UMKM mampu menjadi juara di negeri sendiri.

Selain itu, ia menjelaskan, pihaknya akan terus berupaya untuk mengembangkan UMKM lokal melalui berbagai pelatihan dan pendampingan. Tak hanya itu, GoTo juga akan memberikan panggung promosi dan ekspansi pasar. Serta memberikan beragam solusi melalui teknologi dan ekosistem digital yang dimiliki oleh GoTo.

"Kami mengusung berbagai inovasi berpendekatan hyperlocal, misal etalase yang dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah untuk mendekatkan pembeli dengan penjual terdekat. Ini demi memberikan UMKM lokal di seluruh penjuru Indonesia punya kesempatan yang sama untuk bertumbuh. Jadi tidak perlu pindah ke ibukota untuk menjadi juara," kata William dalam keterangan tertulis, Kamis (9/12/2021).

Sementara itu, CEO GoTo dan CEO GoTo Financial, Andre Soelistyo menjelaskan, potensi pertumbuhan UMKM Jawa Tengah sangat besar. Tokopedia mencatat peningkatan rata-rata transaksi UMKM Jateng mencapai hampir 1,5 kali lipat pada kuartal III 2021 dibanding kuartal III 2020. Jumlah penjual Jateng di Tokopedia juga bertumbuh hampir 1,5x lipat.

"Transaksi GoSend di sisi lain tumbuh 20% pada Agustus 2021 dibanding 2020, sedangkan transaksi GoFood melonjak 125%. "Lewat gerakan #BangkitBersama yang menggunakan pendekatan hyperlocal, kami berharap bisa memperkuat kontribusi Grup GoTo terhadap pemulihan ekonomi," ujar CEO GoTo dan CEO GoTo Financial, Andre Soelistyo.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyambut baik upaya GoTo untuk membantu para pelaku UMKM di Jawa Tengah. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan program Pemprov Jateng yang selalu berpihak pada pelaku UMKM.

"Pemprov Jateng selalu berpihak pada UMKM lokal. Inisiatif #BangkitBersama ini sejalan dengan upaya kami untuk mendorong UMKM lokal menjadi juara lewat ekosistem digital sehingga bisa mendorong pemulihan ekonomi daerah," kata Ganjar.

Selain itu, pihak GoTo menjelaskan, Gerakan #BangkitBersama ini mencakup berbagai program untuk meningkatkan kapasitas UMKM Jateng dari sisi produksi, pemasaran, branding hingga pengembangan usaha.

Sebagai contoh, Sekolah Kilat Seller (SKS), Kelas Inkubasi UMKM GoTo bersama UNS dan berbagai pelatihan rutin yang dilaksanakan dengan berbagai dinas di tingkat kota, provinsi serta kabupaten di Jawa Tengah.

Terdapat juga halaman khusus Kumpulan Toko Pilihan (KTP) Semarang dan Solo dengan berbagai penawaran menarik yang dapat membuat belanja masyarakat akan produk dari UMKM Jateng bisa lebih efisien.

Sejumlah UMKM Akui Dampak Positif yang Diberikan GoTo

Upaya digitalisasi yang dilakukan oleh GoTo ternyata banyak menghadirkan manfaat bagi para pelaku UMKM.

Menurut pemilik Patrobas, Sebastian Surya Sutantio, sejak bergabung dengan Tokopedia, bisnis merasakan banyak manfaat dan kemudahan.

Patrobas merupakan merek sneakers yang terkenal di kalangan anak muda, terutama sneakers enthusiast. Sepatu El Clasico mereka yang dijual secara eksklusif di Tokopedia sempat habis terjual dalam waktu 3 menit. Pernah mengikuti kampanye Sebelas Melangkah Bareng Never Too Lavish bersama Tokopedia untuk dukung kemajuan industri sepatu lokal. Pabrik sepatu Patrobas sempat mengalami kebakaran di Agustus 2021 tapi kondisi sudah mulai pulih kembali.

"Banyak kemudahan yang dirasakan sejak bergabung dengan Tokopedia pada 2018, di antaranya bisa memberdayakan sejumlah pengrajin sepatu lokal dari berbagai daerah. Bahkan selama pandemi, kami tetap bisa mempekerjakan para karyawan dan omzet kami bisa mencapai hingga puluhan juta," kata Sebastian.

Sementara itu, pemilik Supermarket Aneka Jaya, Rudi juga menceritakan hal serupa. Ia mengatakan, Tokopedia dan GoSend menjadi penyelamat bisnis saat menghadapi pandemi Covid-19.

"Selama pandemi, platform digital Tokopedia dan GoSend menjadi penyelamat kami. Di sisi lain, uang elektronik GoPay juga mendukung kanal penjualan offline kami sehingga kami bisa terus menjaga kelangsungan," tutup Rudi.



Simak Video "GoTo-Ruangguru Menyusul, Ini Daftar Perusahaan RI yang Lakukan PHK"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT