Sensor Canggih Bisa Deteksi Kebohongan Seseorang

Sensor Canggih Bisa Deteksi Kebohongan Seseorang

Josina - detikInet
Rabu, 01 Des 2021 10:15 WIB
ilustrasi ngobrol
Foto: thinkstock
Jakarta -

Untuk mengetahui kebohongan seseorang khususnya saat saat berhadapan dengan penegak hukum biasanya akan dilihat dari cara berbicaranya.

Biasanya jika orang berbohong gelagat tubuhnya akan gelisah, gagap saat berbicara, menghindari kontak mata. Namun cara tersebut tidak selalu berhasil kerap orang memang sudah lihai untuk berbohong.

Untuk mengatasi tersebut seorang Profesor Dino Levy, Profesor Yael Hanein dan tim peneliti dari Universitas Tel Aviv telah mengembangkan sensor yang dapat mengidentifikasi perilaku tersebut.

Dilansir detikINET dari Ubergizmo, sensor ini akan ditempatkan di wajah subjek dan digunakan untuk memantau gerakan otot wajah.

Konsepnya adalah bahwa beberapa orang ketika mereka berbaring tanpa sadar mengaktifkan otot-otot di pipi dan alis mereka.

Dengan sensor yang telah dikembangkan secara khusus, para peneliti mengklaim bahwa mereka memiliki tingkat keberhasilan 73% dalam mendeteksi jika seseorang berbohong hanya berdasarkan pembacaan sensor saja.

Tentu saja, tidak praktis jika elektroda menempel di wajah kita sepanjang waktu, itulah sebabnya para peneliti sekarang mencari untuk melangkah lebih jauh dengan menghilangkan penggunaan elektroda dan melatih AI menggunakan algoritme untuk mendeteksi kontraksi otot halus ini melalui rekaman kamera -resolusi.

Artinya, di masa depan teknologi ini dapat digunakan oleh polisi, di bandara, dan lebih sederhana dengan menganalisis video yang diambil oleh kamera.

Lihat juga video 'Tulisan Tangan Bisa Jadi Pendeteksi Kepribadian Lho':

[Gambas:Video 20detik]



(jsn/afr)