Aplikasi Mobil Tesla Ngadat, Elon Musk Minta Maaf

Aplikasi Mobil Tesla Ngadat, Elon Musk Minta Maaf

fyk - detikInet
Minggu, 21 Nov 2021 06:45 WIB
Tesla Model S Plaid
Mobil listrik Tesla. Foto: Tesla
Jakarta -

Salah satu kelebihan mobil listrik Tesla adalah dapat dikunci atau dibuka kuncinya dengan aplikasi, tidak hanya dengan kunci. Akan tetapi kerepotan terjadi pada cukup banyak pemakai Tesla ketika aplikasi itu ngadat dan karena terlalu mengandalkannya, mereka jadi tidak bisa mengemudikannya.

Seperti dikutip detikINET dari BBC, sekitar 500 pemakai mobil Tesla melaporkan bahwa mereka menerima pesan error kala memakai aplikasi dan tidak bisa menyalakan kendaraannya. "Saya terjebak satu jam dari rumah karena biasanya saya selalu memakai ponsel untuk menyalakan mobil," lapor seorang pemilik Tesla.

Website pemantau aplikasi error Down Detector menerima banyak laporan soal itu dari berbagai wilayah, walaupun tidak diketahui seberapa banyak yang terdampak. Beberapa waktu kemudian, aplikasi itu dapat kembali digunakan.

Beberapa pemakai Tesla bahkan mengutarakan kekecewaannya karena merasa tidak banyak dibantu saat error tersebut terjadi. "Saya merasa cukup kecewa. Mereka sepertinya tidak mempedulikan kejadian ini," kata salah seorang pengemudi.

Kejadian ini memaksa Elon Musk sang CEO Tesla meminta maaf, apalagi kejadian error berlangsung cukup lama sehingga merepotkan para pengemudi yang ingin beraktivitas. Dia pun berjanji permasalahan tersebut tidak akan terjadi lagi di masa mendatang.

"Aplikasinya seharusnya sudah bisa online sekarang. Sepertinya kami tidak sengaja meningkatkan jaringan terlalu banyak," tulisnya di Twitter dengan penjelasan singkat kenapa persoalan itu bisa muncul.

"Maafkan, kami akan mengambil langkah-langkah untuk memastikan hal seperti ini tidak terjadi lagi," tambah dia. Tesla memang punya banyak fitur dengan teknologi canggih namun kejadian ini memberi peringatan bahwa error bisa menyebabkan hambatan yang cukup besar.



Simak Video "Elon Musk Jual Saham Tesla Rp 15 Triliun Buat Bayar Pajak"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/rns)