Huawei Punya Karyawan Virtual, Namanya YunSheng

Huawei Punya Karyawan Virtual, Namanya YunSheng

ADVERTISEMENT

Huawei Punya Karyawan Virtual, Namanya YunSheng

Jihaan Khoirunnisaa - detikInet
Senin, 08 Nov 2021 18:52 WIB
Huawei Punya Karyawan Virtual, Namanya YunSheng
Foto: Dok. Huawei Central
Jakarta -

Di ajang Huawei Connect 2021, CEO Huawei Cloud, Zhang Ping'an memperkenalkan karyawan terbaru bernama YunSheng. Bukan sembarang karyawan, Yunsheng merupakan karyawan virtual yang ditenagai oleh Artificial Intelligence (AI).

Dalam acara yang digelar pada bulan September 2021 lalu, Zhang memberikan sambutan sambil memperkenalkan YunSheng yang berdiri di sampingnya.

Diketahui, YunSheng dikembangkan dengan menggunakan saluran konten digital milik Huawei, yang terdiri dari AI Automatic modeling, AI Voice drive, dan AI rendering acceleration. Ketiga teknologi ini dinilai menjadi kunci keberhasilan Huawei dalam mengembangkan manusia virtual yang sempurna.

Pada kesempatan tersebut, Zhang terlihat berinteraksi langsung dengan YunSheng.

"Halo, saya Yunsheng. Saya baru saja bergabung dengan Huawei. Saya sangat senang bisa berada di panggung yang sama dengan Presiden hari ini," tulisnya dikutip dari laman Pandadaily.

Selain memperkenalkan diri, YunSheng juga memaparkan penjelasan terkait Huawei Cloud dalam beragam kasus dengan gaya yang unik dan funky. Kendati demikian, sampai dengan saat ini, Huawei belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait peran YunSheng dalam perusahaan.

Sebelumnya, Huawei telah mengembangkan virtual person pertama dengan nama Lysa. Namun, Lysa belum diperkenalkan secara resmi oleh perusahaan. Lysa merupakan karakter perempuan yang didesain dengan digital art yang mencakup ilustrasi, modeling, digital rendering hingga high-precision automated generation. Mirip dengan Yunsheng, karakter Lysa juga terlihat nyata, mulai dari kulit, mata, hingga ekspresi wajah yang menyerupai manusia sungguhan.

Sebagai informasi, Huawei Cloud berada di bawah naungan perusahaan teknologi asal China, Huawei. Perusahaan ini berperan sebagai penyedia layanan cloud computing global yang menyediakan sumber daya komputasi yang aman, skalabel, dan sesuai permintaan, sehingga memungkinkan menerapkan aplikasi dan beban kerja secara fleksibel.

Menurut Zhang, hingga saat ini Huawei Cloud telah berhasil menarik 2,3 juta pengembang, 14 ribu consulting partner, dan 6 ribu technical partner. Selain itu dia mengatakan Huawei Cloud juga sudah mengeluarkan 4.500 produk dan layanan cloud. Dengan teknologi yang dimiliki, tidak heran apabila dalam beberapa tahun ke depan Huawei Cloud akan cepat menguasai market.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Huawei Cloud dan teknologi yang dimiliki klik di sini.

(akd/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT