Guru di Banjarnegara Manfaatkan Aplikasi Video Pendek untuk Mengajar

Guru di Banjarnegara Manfaatkan Aplikasi Video Pendek untuk Mengajar

Adi Fida Rahman - detikInet
Selasa, 12 Okt 2021 21:46 WIB
Noviantik Karolina,  guru  SD Negeri 6 Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah
Noviantik Karolina, guru SD Negeri 6 Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah. Foto: dok Snack VideoN
Jakarta -

Proses belajar online bukanlah perkara gampang, tidak hanya siswa begitu pula guru. Suasana belajar yang jauh berbeda dibanding tatap muka di kelas dirasa menyulitkan para guru untuk mengatur murid yang baru memulai kelas sudah merasa bosan.

Para guru harus putar otak mencari ide-ide kreatif agar metode pembelajaran yang dilakukan dapat lebih menarik perhatian. Noviantik Karolina, seorang guru dari SD Negeri 6 Klampok, Banjarnegara, Jawa Tengah, misalnya dia mengaku beberapa kali melakukan eksplorasi untuk menemukan metode mengajar yang lebih seru dan efektif untuk para muridnya.

"Lebih dari satu setengah tahun menjalani proses belajar mengajar secara online membuat siswa mulai merasa jenuh. Oleh sebab itu, saya mencoba mencari cara mengajar baru yang lebih efektif bagi murid saya," ucap Noviantik.

Ide Noviantik akhirnya mengajar lewat video pendek. Mulanya dia sudah melakukan uji coba sederhana dengan cara membuat video panjang untuk materi "bilangan bulat negatif dan positif" kepada para muridnya. Hasilnya tidak efektif karena 10 dari 18 murid justru memperoleh nilai di bawah standar.

"Beberapa siswa mengakui mereka tidak menonton video tersebut hingga selesai karena merasa bosan dengan durasi yang terlalu panjang. Sehingga, mereka mengerjakan ujian tanpa memahami materi dengan baik," jelas Noviantik.

Melihat kondisi tersebut Noviantik jajal pakai video pendek di aplikasi SnackVideo yang sering digunakannya. Ia kembali menguji materi 'bilangan bulat negatif dan positif' untuk ia berikan kepada para muridnya.

Ternyata, terlihat hasil yang jauh berbeda. Total 16 dari 18 murid justru mendapatkan nilai yang melampaui standar ketika mereka melakukan ujian evaluasi.

Dari dua eksperimen yang dilakukan, Noviantik menarik kesimpulan kalau video pendek jauh lebih efektif untuk digunakan dalam proses belajar dan mengajar online bagi para muridnya dibanding dengan video panjang. Selain menghibur, video pendek juga membuat para murid tidak cepat bosan dan membuat mereka lebih terlibat dalam pembelajaran.

"Aplikasi video pendek seperti SnackVideo, penyampaian informasi dapat lebih efisien dan efektif karena beberapa kalimat atau kata terlihat menjadi lebih menarik melalui permainan jenis huruf, ukuran, dan warna. Detail-detail seperti itu dianggap penting agar murid dapat lebih mudah memahami informasi yang disajikan," ujarnya.



Simak Video "Inisiatif Kominfo Bantu Masyarakat Dampingi Anak Belajar Secara Daring"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fay)