Telegram Sindir Fitur Baru WhatsApp, Disebut Ketinggalan Zaman

Telegram Sindir Fitur Baru WhatsApp, Disebut Ketinggalan Zaman

Virgina Maulita Putri - detikInet
Selasa, 07 Sep 2021 10:47 WIB
Telegram vs WhatsApp
Telegram Sindir Fitur Baru WhatsApp, Disebut Ketinggalan Zaman Foto: Internet
Jakarta -

WhatsApp belum lama ini meluncurkan fitur transfer chat dari iPhone ke Android. Telegram langsung memanfaatkan momen ini untuk mengejek WhatsApp karena aplikasi milik Facebook itu dianggap ketinggalan zaman.

Beberapa hari yang lalu, WhatsApp mengumumkan peluncuran fitur transfer riwayat chat dari iPhone ke Android lewat Twitter. Ini merupakan salah satu fitur yang paling dinanti pengguna WhatsApp dan telah lama diuji coba.

Tapi Telegram sudah memiliki fitur serupa sejak lama. Aplikasi besutan Pavel Durov ini langsung membalas cuitan WhatsApp di Twitter dengan GIF dari film Jumanji dengan caption 'What year is it?'.

Telegram juga menyindir WhatsApp karena fitur ini masih tersedia secara terbatas. Saat ini fitur transfer chat WhatsApp baru bisa untuk memindahkan data dari iPhone ke Android, dan baru tersedia untuk perangkat Samsung.

Fitur transfer chat di WhatsApp dan Telegram memang memiliki cara kerja yang berbeda. Transfer chat di WhatsApp dilakukan langsung dari iPhone ke ponsel Android menggunakan kabel dan aplikasi Smart Switch, tanpa ada data yang dikirimkan ke WhatsApp.

Sedangkan Telegram memiliki fitur backup chat otomatis ke cloud, sehingga pengguna bisa berpindah dari iPhone ke Android atau sebaliknya tanpa perlu memindahkan data-data, seperti dikutip dari Gizchina, Selasa (7/9/2021).

Penggemar Telegram pun langsung ramai di Twitter melihat aplikasi messaging andalannya menyindir aplikasi pesaing. Saat ini sindiran Telegram itu sudah di-retweet lebih dari 1.400 kali dan di-quote tweet 801 kali.

"Mereka bahkan menjanjikan instalasi (WhatsApp) di tablet di masa depan," kata netizen Twitter.

"Luar biasa, transfer chat di 2021 dari ponsel ke ponsel, saya tidak bisa membayangkan," kata netizen lainnya dengan nada sarkas.

Ini bukan pertama kalinya Telegram menyerang WhatsApp di media sosial. Saat WhatsApp mengenalkan kebijakan privasi terbarunya yang kontroversial, Telegram merespons dengan meme peti mati. Telegram dan pendirinya juga terang-terangan mengajak pengguna WhatsApp untuk pindah ke platform-nya.

Saat ini popularitas Telegram memang sedang menanjak, meski belum mengalahkan dominasi WhatsApp. Belum lama ini Telegram masuk ke dalam klub aplikasi elit setelah diunduh lebih dari satu miliar kali di seluruh dunia.



Simak Video "WhatsApp Kembangkan Fitur Baru: Kirim Foto Jadi Stiker"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)