Apa Itu Sistem Kerja 996, Dibanggakan Jack Ma dan Dilibas China

Apa Itu Sistem Kerja 996, Dibanggakan Jack Ma dan Dilibas China

Fino Yurio Kristo - detikInet
Senin, 30 Agu 2021 17:16 WIB
FORT LAUDERDALE, FL - MARCH 07:  Lt. Mike Baute from Floridas Child Predator CyberCrime Unit talks with people on instant messenger during the unveiling of a new CyberCrimes office March 7, 2008 in Fort Lauderdale, Florida. One of the people on the other side of the chat told Lt. Baute, who is saying he is a 14-year-old girl, that he is a 31-year-old male and sent him a photograph of himself. According to current statistics, more than 77 million children regularly use the Internet. The Federal Internet Crimes Against Children Task Force says Florida ranks fourth in the nation in volume of child pornography. Nationally, one in seven children between the ages of 10 and 17 have been solicited online by a sexual predator.  (Photo by Joe Raedle/Getty Images)
Apa Itu Sistem Kerja 996, Dibanggakan Jack Ma dan Dilibas China (Foto ilustrasi/Gettyimages)
Jakarta -

Sistem kerja 996, bekerja dari jam 9 pagi sampai 9 malam selama 6 hari seminggu, selama ini jadi budaya di China, khususnya di perusahaan teknologi. Pentolan teknologi seperti Jack Ma pun mendukungnya dan banyak yang menilai sistem itu membuat China maju. Namun kini pemerintah China mengambil langkah tegas.

Pengadilan negara itu mengeluarkan kecaman pada sistem kerja rodi tersebut. "Belakangan ini, kerja lembur ekstrem di sebagian industri telah menarik perhatian yang luas," sebut Mahkamah Agung China.

Menurut mereka, para pegawai berhak untuk istirahat ataupun liburan dan mematuhi sistem kerja yang diatur negara adalah kewajiban para perusahaan. Mereka memberikan contoh beberapa perusahaan yang dianggap melanggar dengan menerapkan sistem 996.

"Hal itu merupakan pelanggaran hukum serius dengan memperpanjang batas atas jam kerja dan harus dianggap tidak sah," demikian pernyataan pengadilan yang dikutip detikINET dari CNN, Senin (30/8/2021).

Banyak bos mendukung sistem itu, termasuk Jack Ma. "Secara pribadi, aku yakin adalah berkah jika bisa bekerja 996 karena banyak perusahaan dan individu yang ingin bekerja 996 tidak mendapatkan kesempatan itu," kata Jack Ma beberapa waktu silam.

"Karena '996' atau '997' ini, Tiongkok mampu meraih berbagai pencapaian dan mengapa dunia mengagumi Tiongkok dan pencapaiannya dalam 40 tahun terakhir. Dan inilah mengapa kita memiliki misi luar angkasa Shenzhou V dan Shenzhou VI. Semua ini membangun kepercayaan diri kita untuk masa depan," sebut Jack Ma dalam kesempatan lain.

"Saya tidak membela '996'. Saya salut pada semua pejuang (mereka yang bekerja keras). Setiap orang memiliki hak untuk memilih cara hidup mereka. Jika Anda lebih suka memiliki pekerjaan yang lebih santai dan Anda tidak ingin mengerahkan 'upaya manusia super', itu juga boleh-boleh saja," tambahnya.

Kini, pemerintah China tampaknya akan menindak tegas perusahaan yang menerapkan sistem kerja 996. Hal ini dianggap sebagai salah satu tindakan razia yang dilakukan pemerintah di bawah komando Presiden Xi Jinping untuk membatasi ruang gerak perusahaan teknologi maupun bosnya.

"Tidak ada yang salah dengan mendorong kerja keras, namun tidak seharusnya menjadi alasan bagi pemberi kerja untuk menghindari tanggung jawab hukum mereka," sebut pengadilan.

Terlebih sudah ada beberapa kasus di mana pegawai meninggal dunia setelah kelelahan dengan sistem kerja 996. Januari silam, raksasa e-commerce Pinduoduo dikecam setelah seorang pegawainya dilaporkan meninggal mendadak karena terlalu keras bekerja.

"Jika saja para bos bisa merasakan apa yang dirasakan orang yang bekerja untuk mereka, sistem kerja 996 tidak akan ada. Para kapitalis itu seharusnya menutup mulutnya," protes seorang netizen mengenai sistem kerja tersebut.



Simak Video "Tekad Pemimpin China Ambil Taiwan Secara Damai"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)