Mobil Otonom Pukau Atlet Olimpiade Tokyo

Mobil Otonom Pukau Atlet Olimpiade Tokyo

Adi Fida Rahman - detikInet
Minggu, 01 Agu 2021 09:03 WIB
Mobil otonom Toyota e-Pallet
Foto: dok Toyota
Jakarta -

Olimpiade Tokyo dimanfaatkan Jepang untuk memamerkan inovasi teknologinya. Salah satunya adalah mobil otonom yang bikin para atlet olimpiade terpukau.

Banyak dari atlet mengabadikan pengalamannya menaiki mobil tanpa kemudi tersebut dan me-posting di media sosial mereka. Seperti apa sih mobil tersebut?

Perhelatan Olimpiade Tokyo diikuti oleh 11.000 atlet dan semuanya tinggal di Olympic Village. Tentu menjadi tugas berat untuk mengangkut mereka untuk lalu lalang di perkampungan atlet yang luasnya mencapai 44 hektar.

Untuk itu pihak panitia mengerahkan armada kendaraan listrik tanpa pengemudi. Mobil otonom itu dibuat oleh Toyota yang diberi nama e-Palette.

Kendaraan otonom listrik berbentuk kubus ini diperkenalkan pertama kali dalam ajang Tokyo Motor Show 2019 yang diadakan di Jepang. Panjangnya 5.255 mm, lebar 2.065 mm, dan tinggi 2.760 mm.

Namun oleh Toyota, kendaraan ini dimodifikasi agar sesuai dengan kebutuhan Olympic Village. Sekarang memiliki pintu yang lebih besar sehingga lebih cepat dan mudah diakses, bahkan oleh para atlet yang akan berlaga di Paralimpiade. Demikian pula ketinggiannya, sehingga atlet yang jangkung sekalipun dapat masuk ke dalamnya dengan nyaman.

Kendaraan ini nyaman digunakan untuk atlet berkursi roda sekalipun.Kendaraan ini nyaman digunakan untuk atlet berkursi roda sekalipun. Foto: Toyota

"Atlet Olimpiade dan Paralimpiade bekerja tanpa lelah untuk mencapai hal yang tidak mungkin, dan kami ingin memberi mereka kendaraan yang dirancang dan dikalibrasi secara khusus agar sesuai dengan kebutuhan mobilitas mereka selama Tokyo 2020," kata pemimpin pengembangan Takahiro Muta.

Masing-masing unit dapat mengangkut hingga 20 orang atau 4 pengguna kursi roda dan 7 pengendara berdiri. Kendati otonom, masih ada operator keselamatan di dalamnya untuk memastikan semuanya berjalan lancar.

e-Palette memiliki jangkauan hingga 150 kilometer dan teknologi gerakan untuk akselerasi dan pengereman yang mulus. Kendaraan ini dibekali sensor canggih seperti kamera dan LiDAR yang terus memantau rintangan dalam bidang pandang 360 derajat lengkap di sekeliling. Karenanya mampu mendeteksi mobil lain dan pejalan kaki di sekitarnya dan secara otomatis mengerem.

Di balik layar olimpiadeMobile otonom yang diabadikan oleh atlet AS Cody Melphy. Foto: Instagram

Lantaran masih dibayangi pandemi, e-Palette memiliki kain dan permukaan internal berbahan antivirus untuk menghindari kontaminasi oleh virus corona baru, serta pegangan tangan yang dapat disesuaikan sesuai dengan tinggi atlet.

Pegangan lantai dan bagian dalam telah dicat dengan warna kontras untuk meningkatkan visibilitas bagi orang dengan gangguan penglihatan.

Didukung oleh baterai yang dapat diisi ulang, Toyota e-Palette diprogram untuk hanya melakukan perjalanan kecepatan rendah 19 km/jam di dalam Olympic Village. Tujuannya agar memastikan keselamatan total atlet. Kendaraan ini sendiri bisa mencapai akselerasi maksimal 32 km/jam.



Simak Video "Dukungan Warganet untuk Atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/afr)