Parah, Listrik Kantor Polisi Dicuri Buat Tambang Bitcoin

Parah, Listrik Kantor Polisi Dicuri Buat Tambang Bitcoin

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 31 Jul 2021 22:05 WIB
Penambangan Bitcoin
Ilustrasi penambangan Bitcoin. Foto: Next Shark
Warsawa, Polandia -

Sebuah kantor polisi di wilayah Warsawa, ibu kota Polandia, dimanfaatkan listriknya untuk penambangan Bitcoin. Untungnya aksi ilegal ini diketahui dan pelakunya juga telah ditangkap.

Seperti dikutip detikINET dari Abc.net, Mariusz Ciarka selaku juru bicara kepolisian setempat mengatakan pada media TVN24 bahwa seorang karyawan sipil dibekuk karena berusaha mencuri listrik di kantor polisi untuk menambang Bitcoin. Ya, pelakunya bukanlah polisi.

"Sayangnya kejadian ini muncul di markas polisi," katanya, namun menegaskan pelaku hanya berupaya mencuri listrik, bukan data-data penting di kepolisian.

"Perangkat yang dia gunakan tidak terkoneksi dengan database apapun dan kasus ini hanyalah terkait dengan pencurian listrik," tambah dia.

Ciarka menambahkan bahwa aksi kriminal itu bisa ditemukan cukup cepat. Sumber terkait menyebut bahwa ada pelaku kedua yang akan dipecat dan juga diinvestigasi lebih jauh perannya.

Proses penambangan uang kripto seperti Bitcoin pada umumnya memang membutuhkan daya listrik besar dan komputer spek tinggi. Biasanya ada sejumlah mesin Bitcoin yang bersama-sama menjalankan kalkulasi kompleks untuk menambang.

Sebagian penambang mau melakukan beragam cara demi memperoleh Bitcoin, mengingat harganya yang tinggi. Belum lama ini, pemerintah Malaysia menggerebek penambangan mata uang kripto seperti Bitcoin di Serawak juga karena pencurian listrik. Barang bukti kemudian dimusnahkan dengan cara dilindas dengan kendaraan berat berjenis stoom.

Sebanyak 1.069 alat penambangan kripto seperti Bitcoin dan Ethereum dihancurkan. Mesin PC tersebut diambil dalam enam razia yang digelar antara bulan Februari sampai April di tahun 2021 ini.

Para penambang disebut bersalah karena mencuri listrik secara ilegal dari perusahaan listrik Sarawak Energy Berhad. Operator penambangan Bitcoin tersebut dituding mencuri energi listrik dengan nilai sekitar USD 2 juta.



Simak Video "El Salvador Negara Pertama yang Jadikan Bitcoin Alat Pembayaran Sah"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/agt)