Alibaba Buka Sekolah Cloud untuk 1.000 Orang

Alibaba Buka Sekolah Cloud untuk 1.000 Orang

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 20 Jul 2021 18:24 WIB
Cloud Computing
Alibaba Buka Sekolah Cloud untuk 1.000 Orang. Foto: Istimewa
Jakarta -

Alibaba Cloud, tulang punggung digital dan inteligensi dari Alibaba Group, mengumumkan partisipasinya dalam program Digital Talent Scholarship (DTS) yang diprakarsai Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Indonesia. Ini adalah program pelatihan yang bertujuan meningkatkan kompetensi digital anak muda Indonesia dan mendukung ekonomi digital yang berkembang pesat di Tanah Air.

Pertama-tama, Alibaba Cloud akan meluncurkan program pelatihan dan sertifikasi untuk 1.000 peserta selama dua bulan, dimulai dari bulan September tahun ini. Kursus pelatihan bebas biaya ini akan berfokus pada pengetahuan dasar cloud atau komputasi awan, seperti dasar-dasar layanan komputasi elastis, manajemen server, penskalaan otomatis, dan layanan jaringan. Peserta yang lulus tes praktik juga akan diberikan sertifikat.

"Pemerintah Indonesia mengadakan program pelatihan dan sertifikasi guna mendukung tenaga kerja yang terkena dampak pandemi, dengan mempersiapkan mereka kembali melalui pelatihan dan peningkatan keterampilan. Alibaba Cloud memberikan dukungan kuat melalui teknologi cloud-nya untuk memastikan ekosistem pelatihan digital end-to-end berjalan secara efisien dengan infrastruktur yang dapat diandalkan dan aman," kata Dr. Hary Budiarto M.Kom, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

"Di tahun 2021 ini, kami menantikan kerja sama antara Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia dengan Alibaba Cloud dalam program Digital Talent Scholarship," sambungnya.

General Manager of Alibaba Cloud Indonesia Leon Chen menyambut baik ajakan ini. Mereka percaya bahwa pengembangan talenta digital sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

"Alasan ini juga yang membuat Alibaba Cloud mengambil komitmen jangka panjang untuk mengembangkan talenta digital dan berkontribusi pada bisnis lokal dan masyarakat di Indonesia. Kami sangat antusias bergabung dengan Kominfo dan berkontribusi dalam memberikan pelatihan komputasi awan bagi tenaga kerja muda Indonesia, masyarakat umum, dan aparatur sipil negara," ujarnya.

Sebelumnya, Alibaba Cloud juga menawarkan dukungan infrastruktur digital kepada Kartu Prakerja, sebuah program yang diprakarsai oleh Pemerintah Indonesia untuk mengembangkan kompetensi dan meningkatkan produktivitas serta daya saing tenaga kerja, terutama di kalangan pekerja yang telah diberhentikan atau dirumahkan akibat dampak pandemi.

Satu tahun sejak diluncurkannya program Kartu Prakerja, sudah ada lebih dari 7,9 juta orang di 34 provinsi yang telah menerima dana pelatihan untuk peningkatan keterampilan dan pelatihan digital di lebih dari 1.700 mata pelajaran pekerjaan.

Alibaba Cloud juga telah bekerja sama dengan universitas lokal termasuk Universitas Binus, Universitas Prasetiya Mulya, Universitas Gadjah Mada (UGM), Sekolah Tinggi Teknologi Informasi NIIT (I-TECH), dan Universitas Kristen Krida Wacana (UKRIDA) untuk memberikan pelatihan digital sejak awal tahun lalu. Alibaba Cloud berencana untuk melatih setidaknya lebih dari 50.000 talenta digital dalam teknologi berbasis cloud, kecerdasan buatan, dan analitik data tahun ini.

Selain itu, Alibaba Cloud di awal bulan ini juga telah mengumumkan anggaran senilai USD 1 miliar yang ditujukan untuk mendukung pelatihan digital bagi 1 juta talenta, memberdayakan 100.000 developer dan mendukung pertumbuhan 100.000 startup teknologi di Asia Pasifik selama tiga tahun ke depan.

Pendaftaran program DTS telah dibuka sekarang hingga tanggal 31 Juli 2021. Informasi lebih lanjut mengenai program DTS dan kursus pelatihan Alibaba Cloud, dapat mengunjungi website Kominfo dan Alibaba Cloud.



Simak Video "Alibaba Dijatuhi Denda Rp 40,49 Triliun Oleh Pemerintah China"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)