Ikuti Apple, Samsung Juga Kejar Penyebar Rumor Gadget

Ikuti Apple, Samsung Juga Kejar Penyebar Rumor Gadget

Virgina Maulita Putri - detikInet
Minggu, 11 Jul 2021 19:35 WIB
A man walks behind a logo of Samsung Electronics at the companys headquarters in Seoul April 30, 2010.  REUTERS/Jo Yong-Hak/File Photo
Ikuti Apple, Samsung Juga Kejar Penyebar Rumor Gadget Foto: Reuters
Jakarta -

Beberapa waktu yang lalu, Apple dikabarkan memberikan surat peringatan untuk pembocor iPhone asal China. Kini beredar informasi yang mengklaim bahwa Samsung mengikuti langkah serupa.

Salah satu pembocor gadget yang menjadi target Samsung adalah Max Jambor dari situs AllAboutSamsung. Dalam cuitan di akun Twitter-nya, Jambor mengatakan ia menerima klaim pelanggaran hak cipta dari Samsung.

"Samsung saat ini mulai mengklaim hak cipta foto dan video produk mereka yang belum dirilis," kata Jambor dalam cuitannya, seperti dikutip dari Android Authority, Sabtu (9/7/2021).

"Beberapa foto yang bocor akan menghilang dalam beberapa hari ke depan. Ini baru permulaan," sambungnya



Selain Jambor, salah satu pembocor gadget ternama Evan Blass juga mengindikasikan akan menghapus postingannya yang berisi material tentang produk Samsung.

Dalam cuitan selanjutnya, Jambor menegaskan bahwa Samsung hanya mengejar sumber yang membocorkan informasi, bukan media atau blogger yang memberitakannya. Perusahaan asal Korea Selatan itu juga hanya mengincar pihak yang membocorkan render dan aset resmi sebelum produk diluncurkan.

Meski Samsung sudah mengklaim beragam foto dan video perangkat, bocoran seperti ini biasanya menyebar secara luas dengan cepat. Praktek ini juga sepertinya tidak bisa mencegah penyebaran rumor dalam bentuk teks.

Langkah seperti ini mulai banyak diadopsi oleh vendor ponsel untuk mencegah gadget terbarunya bocor sebelum peluncuran resmi. Selain Apple dan Samsung, Xiaomi juga pernah melakukan hal serupa.

Belum lama ini, seorang blogger asal China meminta maaf kepada Xiaomi karena telah membocorkan Mi 10 Ultra lewat video unboxing. Karena telah melanggar perjanjian kerahasiaan (NDA), blogger tersebut harus membayar ganti rugi sebesar 1 juta Yuan.



Simak Video "Apple Dikabarkan Sedang Buat iPhone Layar Lipat"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/vmp)