Mengenang John McAfee, Pentolan Silicon Valley yang Liar Tapi Pintar - Halaman 2

Mengenang John McAfee, Pentolan Silicon Valley yang Liar Tapi Pintar

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 24 Jun 2021 12:15 WIB
John McAfee
John McAfee. Foto: AP/Ng Han Guan

"Virus komputer akan selalu ada dan hanya akan bertambah buruk. Saya hanya melakukan apa yang saya bisa di garis depan industri ini selama saya bisa," cetusnya. Di kemudian hari, McAfee terjual pada Intel senilai miliaran dolar pada tahun 2011.

McAfee resign dalam kondisi kaya raya. Puncak kekayaannya adalah pada tahun 2007 yang diestimasi senilai USD 100 juta, sebelum turun drastis karena investasi yang gagal.

Sejak resign itu pula, kehidupan McAfee penuh petualangan dan kontroversi besar. Misalnya saja di 2012 McAfee bikin heboh setelah salah satu tetangganya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, dan McAfee dilabeli sebagai 'orang yang berkepentingan' di kasus kematian tetangganya yang bernama Gregory Faull itu.

McAfee secara terang-terangan mengaku tak mau membayar pajak selama bertahun-tahun, karena menurutnya pajak itu ilegal, seperti yang dikicaukannya pada 2019. Hal ini juga yang dipakai Kementerian Hukum AS untuk mengekstradisi McAfee setelah ditangkap di Spanyol, yaitu mengemplang pajak.

Di Spanyol, riwayatnya berakhir dengan bunuh diri di penjara setelah proses ekstradisi ke AS disetujui. Kepolisian regional Catalan, Mossos d'Esquadra, mengkonfirmasi hal tersebut. Pria berusia 75 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya di penjara Brians 2 dekat Barcelona, Rabu malam waktu setempat.

Di tengah segala kontroversinya, dia tetap saja berjasa di jagat teknologi. "Saya disebut sebagai paranoid, menderita schizophrenia, bocah liar dari Silicon Valley. Tapi saya sebenarnya entrepreneur, selalu begitu. Saya ingin tahu dan senang memecahkan masalah,"



Simak Video "John McAfee Meninggal, Berikut Perjalanan Hidup Sang Ikon Antivirus"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)