Bill Gates: Virus Corona Takkan Bisa Dibasmi, Tapi...

Bill Gates: Virus Corona Takkan Bisa Dibasmi, Tapi...

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 30 Apr 2021 05:40 WIB
FILE - In this Feb. 1, 2019, file photo, Bill Gates smiles while being interviewed in Kirkland, Wash. Washington states richest residents, including Gates and Jeff Bezos, would pay a wealth tax on certain financial assets worth more than $1 billion under a proposed bill whose sponsor says she is seeking a fair and equitable tax code. Under the bill, starting Jan. 1, 2022, for taxes due in 2023, a 1% tax would be levied not on income, but on
Bill Gates. Foto: AP/Elaine Thompson
Jakarta -

Pandemi Corona masih menjadi masalah besar. Ada varian baru sampai ledakan kasus di India. Namun demikian, Bill Gates tetap mengutarakan rasa optimis bahwa virus Corona bakal bisa dikendalikan walau memang tak dapat sepenuhnya dilenyapkan.

Beberapa kali pendiri Microsoft itu menyebut bahwa akhir tahun 2022 adalah waktunya kehidupan kembali normal. Dalam pernyataan terbaru, dia tetap mematok tahun tersebut walau mengakui virus Corona takkan sepenuhnya hilang.

"Kita tidak akan dapat membasmi penyakit ini, akan tetap kita akan mampu meminimalisirnya menjadi angka yang sangat kecil pada akhir tahun 2022," kata Gates seperti dikutip detikINET dari Geek Wire, Kamis (29/4/2021).

Landasan rasa optimisme dari Bill Gates itu adalah vaksin seiring waktu akan semakin tersebar luas ke banyak negara. Apalagi negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris semakin agresif memberikan vaksin Corona pada warganya dan persentasenya terus meningkat.

"Pada musim panas ini, AS dan Inggris akan mencapai level vaksinasi yang tinggi dan hal itu akan memberikan lebih banyak vaksin sehingga kita bisa menyebarkannya ke seluruh dunia pada akhir 2021 dan sepanjang 2022," papar dia.

Ia tidak terkejut bahwa negara-negara kaya mendapat vaksin lebih banyak, seperti yang pernah terjadi di masa silam. "Memang biasanya dalam kesehatan global, diperlukan satu dekade vaksin datang ke negara-negara kaya dan kemudian ke negara lebih miskin," lanjutnya.

Namun demikian, dalam vaksin Corona, ia optimistis bisa lebih cepat jarak waktunya. "Dalam tiga atau empat bulan, alokasi vaksin akan menuju ke semua negara yang mengalami epidemi sangat parah," tambah Bill Gates.



Simak Video "Ricky Cuaca Nggak Terima Job Syuting Sinetron Selama Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)