Reaksi Netizen Indonesia Pada Surat Terbuka Soal Dewa Kipas

Reaksi Netizen Indonesia Pada Surat Terbuka Soal Dewa Kipas

Tim - detikInet
Senin, 15 Mar 2021 16:45 WIB
Dadang Subur Alias Dewa_Kipas Jago Catur Chess.com mengalahkan master catur GothamChess
Dewa Kipas alias Dadang Subur melawan GothamChess alias Levy Rozman (Foto: detikcom)
Jakarta -

Grand master catur Irene Kharisma Sukandar memberikan surat terbuka pada Deddy Corbuzier terkait adu catur Dewa Kipas. Bagaimana reaksi publik?

Ada babak baru dari duel catur online Dadang Subur alias Dewa Kipas dan Levy Rozman alias GothamChess. Usai temu media virtual oleh Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) pada Jumat (12/3) membahas anomali pada permainan Dewa Kipas, giliran Dedy Corbuzier menampilkan Dewa Kipas di YouTube.

Episode terbaru Deddy Corbuzier ini disambut surat terbuka oleh Grand master catur Irene Kharisma Sukandar yang dipasang di akun Twitternya. Pada intinya, Irena meminta Deddy mestinya ikut meluruskan polemik Dewa Kipas ini.

Tweet Irene dipantau detikINET, Senin (15/3/2021) sudah mendapatkan 2.312 retweet dan 9.577 like. Banyak yang menilai Deddy kurang memahami konteks pertandingan catur online. Ada pihak yang setuju dengan Irene, pola permainan Dewa Kipas mengandung anomali.

"Gerakan Dewa Kipas yang dari 50% (pemain biasa) jadi 93% (grandmaster) dalam 8 hari, itu aja nggak wajar," kata @alkan***.

"Akurasi 93% tuh hampir ga mungkin, Magnus Carslen aja nggak sampe segitu," kata @alfia***.

"Irene pantas gundah. Deddy yang nggak paham teknis, malah makin bikin keruh. Deddy juga nggak menyentuh grafik Dewa Kipas yang abnormal," kata @ainur***.

Ada juga netizen yang tampaknya paham inti masalahnya. Anomali ini disebabkan karena Dewa Kipas kerap berlatih dengan bot engine.

"Dibilang cheat mungkin cheat, dibilang nggak cheat mungkin nggak cheat. Karena beberapa langkah si Dewa Kipas ini katanya hasil dari adopsi atau secara halus mempelajari langkah bot engine," kata @kusd***.

Menurut netizen, solusinya Dewa Kipas diajak tanding langsung untuk menguji apakah curang atau jujur.

"Dewa Kipas kalau diajak main langsung juga bakal ketauan sebenernya dia cheating atau nggak pas main online," kata @alf***.

Sebelumnya dalam diskusi virtual yang diadakan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) pada Jumat (12/3), telah dibahas anomali pada permainan Dewa Kipas. Pengamat catur dan pakar IT, Heri Darmanto mengatakan ada perubahan grafik permainan Dewa Kipas yang tadinya normal naik turun, menjadi selalu di puncak sejak 22 Februari sampai akhirnya di-banned. Akurasi Dewa Kipas sejak 22 Februari selalu di atas 90%, yang dinilai para member Chess.com sebagai indikasi kecurangan.

Ketika dikonfirmasi detikINET, Ali Akbar sebagai putra Dewa Kipas yang nama aslinya Dadang Subur, membantah ayahnya berbuat curang. Ayahnya adalah pemain catur sejak muda.

"Bapak saya itu pemain yang dulunya sering ikut turnamen. Beliau juga sempat menjadi salah satu anggota Percasi dan menjuarai banyak turnamen. Salah satunya mendapat peringkat satu di kejuaraan catur ke-37 kota Singkawang pada 2005," ujar Ali, Rabu (3/3).



Simak Video "Dewa Kipas Kalah, GothamChess Buka Akses YouTube bagi Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fay)