Akun iCloud Terkunci Karena Nama Belakang, Kok Bisa?

Akun iCloud Terkunci Karena Nama Belakang, Kok Bisa?

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Selasa, 09 Mar 2021 09:45 WIB
Seoul, Korea - August 27, 2011: Apple iPhone & iPad. iCloud stores your content and wirelessly pushes it to all your devices.
Foto: Getty Images/hanibaram
Jakarta -

Seorang wanita bernama Rachel True mengeluhkan tak bisa mengakses akun iCloud miliknya selama enam bulan ke belakang, yang tampaknya terjadi karena nama belakangnya. Begini penjelasannya.

Kejadian ini diceritakan True lewat akun Twitter-nya, yang menyebut akun iCloud-nya tak bisa diakses, dan tampaknya pihak Apple pun selama enam bulan ke belakang tak bisa menyelesaikan masalah ini.

"Ini sepertinya adalah masalah coding Apple -- bukan (masalah) hardware," tulis True di akun @RachelTrue.

Dalam postingan tersebut True pun memposting gambar screenshot yang menunjukkan pesan masalah yang muncul saat ia mencoba mengakses akun iCloud-nya, yang tertulis, "Type error: cannot set value `true` to property `lastName`".

Sepertinya, masalah ini terjadi karena sistem backend Apple mengenali nama belakang 'True' sebagai bagian dari kode, seperti 'true' dan 'false'. Hal inilah yang (mungkin) menyebabkan akun iCloud-nya tak bisa diakses selama berbulan-bulan.

True pun melanjutkan keluhannya, karena selama enam bulan ke belakang ia tak berhasil mendapat solusi dari Apple. Baru setelah ia memposting masalah ini lewat akun Twitter-nya lah ia mendapat harapan untuk menyelesaikan masalahnya itu.

Harapan itu berasal dari Arun Gupta, yang mengaku sebagai bagian dari tim pengembang iCloud, yang meminta True untuk mengirimkan DM alias pesan privat agar bisa menyelesaikan masalah ini.

Ia pun berterima kasih pada netizen yang membalas kicauannya itu, dan mengamplifikasi masalah yang terjadi pada akun iCloud-nya.

Meski memang dari sekian banyak balasan pada kicauannya itu, tak jarang ada yang memberikan solusi yang tidak serius alias bercanda. Salah satunya adalah kicauan yang menyebut bahwa solusi tercepat dari masalah ini adalah dengan menikah, dan mengganti nama belakangnya dengan nama belakang suaminya. Selama nama belakang suaminya itu bukan 'Null'.

Kisah nama belakang yang menjadi masalah di sistem komputer ini bukan baru kali ini terjadi. Pada tahun 2015 dan 2016 Wired dan BBC pernah menuliskan kisah sejenis, yaitu nasib dari orang yang punya nama 'unik' di bahasa pemrograman.

Contohnya adalah Jennifer Null, yang dikisahkan oleh BBC. Sebelum menikah, Jeniffer sudah diperingatkan oleh calon suaminya itu. Yaitu masalah yang bisa muncul jika ia menggunakan nama belakang Null.

"(Masalah) itu langsung muncul setelah saya mengganti nama dan membeli tiket pesawat," ujar Jennifer saat itu.

Saat ia mencoba membeli tiket pesawat secara online, ia mendapat pesan error di hampir semua situs. Kebanyakan situs-situs tersebut menuliskan pesan yang sama, yaitu Jennifer dianggap mengosongkan kolom nama belakang, dan ia diminta untuk mengisinya.

Permasalahan ini mirip dengan yang terjadi pada Rachel True. Di mana kata 'null' dianggap sebagai bagian dari bahasa pemrograman, yaitu kosong. Alhasil setiap kali Jennifer mengisi kolom dengan nama belakang, kolom itu dianggap kosong.



Simak Video "Fitur Baru yang Ditawarkan Apple Watch Series 7"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/afr)