Klarifikasi Chess.com Soal Blokir Dadang Subur Usai Lawan GothamChess

Klarifikasi Chess.com Soal Blokir Dadang Subur Usai Lawan GothamChess

Panji Saputro - detikInet
Kamis, 04 Mar 2021 14:10 WIB
Dadang Subur Alias Dewa_Kipas Jago Catur Chess.com mengalahkan master catur GothamChess
Dadang 'Dewa_Kipas' Subur dan Levy 'GothamChess' Rozman (detikcom)
Jakarta -

Gamer catur Dadang Subur alias Dewa_Kipas sudah berdamai dengan Levy Rozman alias GothamChess usai tanding catur online yang kontroversial. Chess.com pun buka suara.

Dadang Subur, bapak berusia 60 tahun asal Bandung, berhasil mengalahkan master catur internasional Levy Rozman atau dikenal GothamChess di adu catur online. Setelah mengalahkan GothamChess, akun miliknya Dewa_Kipas mendapat hukuman banned dari pihak chess.com.

Awalnya hukuman banned terjadi karena laporan yang dilakukan oleh penggemar GothamChess yang tidak terima idola mereka dikalahkan. Dadang dituduh berbuat curang.

Akhirnya, klarifikasi chess.com terkait kejadian tersebut disampaikan mereka di Twitter. Mereka menegaskan tidak pernah menutup akun berdasarkan jumlah laporan baik dari GothamChess atau dari komunitas manapun.

"Kami tidak pernah menutup akun hanya berdasarkan jumlah laporan baik dari @GothamChess atau dari komunitas lain. Semua penutupan akun dilakukan oleh tim fair play yang ditinjau secara cermat dengan mengacu pada kebijakan fair play kami," ujar chess.com dari akun Twitter-nya saat dilihat detikINET, Kamis (4/3/2021).

Mengutip dari situs chess.com, penutupan akun dilakukan berdasarkan sistem. Mereka telah membuat sistem yang dapat mendeteksi kecurangan berdasarkan sejumlah faktor dan menutup akun tertuduh sesuai sistem.

Postingan chess.com di Twitter terkait sistem banned yang mereka lakukan kepada Dadang mendapatkan komentar dari warganet. Banyak komentar yang mendukung Dewa Kipas.

"Kita juga bisa berbicara betapa kotornya orang Barat dengan mengatakan Dewa_Kipas curang. Hampir semua komentar orang Barat mengatakan bahwa dia curang. Serius? Kami tidak bodoh dalam permainan ini. Ada banyak pemain amatir profesional di sini, terutama yang berusia 50-60 tahun," kata Takahashijun720.

"Semua orang tahu bahwa @GothamChess merupakan CEO catur dan memiliki pengaruh besar terhadap organisasi ini," kata LoganLDG.

"Pak tua tersebut sudah bemain catur lebih lama dari kamu, Nak. Catur nyata. Bukan di komputer," kata Bakpaorabbit.

"Pemain catur di Twitch kalah dengan seorang pemain biasa (secara acak), kemudian streamer dan komunitas masanya melakukan report. Hahaha (LOL)," kata Zauzydumpling.

"Mungkin solusi terbaik adalah melakukan pertandingan ulang, dan mereka berdua melakukan live streaming, itu cukup adil untuk membuktikan siapa yg benar dan salah," kata AuugstD.

"Perbaiki sistem pendeteksi cheat kalian. Jangan menggunakan laporan dasar atau awal. Tetapi menggunakan riwayat browser dan menggunakan deteksi JS," kata GencuGang.

Sementara itu Dadang Subur diwakili anaknya Ali Akbar dan Levy Rozman sudah sepakat berdamai. Kedua pihak menghapus postingan masing-masing terkait pertandingan catur online yang kontroversial itu di Chess.com. Kehebohannya jadi bahasan para gamer di Indonesia dan luar negeri, bagaimana seorang pro player sekaligus master catur dan Youtuber Amerika, kalah oleh bapak-bapak tua dari Indonesia.



Simak Video "Dewa Kipas Kalah, GothamChess Buka Akses YouTube bagi Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)