Menuju RI Berkelanjutan, Gojek & KLHK MoU Kurangi Plastik Sekali Pakai

Menuju RI Berkelanjutan, Gojek & KLHK MoU Kurangi Plastik Sekali Pakai

Nurcholis Maarif - detikInet
Kamis, 18 Feb 2021 21:30 WIB
Gojek
Hingga Januari 2021, Gojek telah mendistribusikan lebih dari 22.600 tas guna ulang untuk mitra driver
Jakarta -

Gojek dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai. Ini dilakukan menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) pada 21 Februari 2021 mendatang.

MoU ini merupakan perwujudan dari pilar keberlanjutan Gojek, GoGreener, yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengadopsi gaya hidup lebih ramah lingkungan. Kolaborasi Gojek melalui inisiatif GoGreener dan KLHK ini selaras untuk mendukung pencapaian Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen 2020-2029 oleh KLHK.

GojekChief of Public Policy and Government Relations Gojek Group, Shinto dan Direktur Jenderal Pengelolaan Limbang, Sampah dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati bersama menandatangani MoU dalam upaya mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai yang disiarkan secara virtual Foto: Gojek

Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati mengapresiasi langkah Gojek yang terus memanfaatkan teknologi untuk secara konsisten berinovasi mendorong masyarakat untuk lebih peduli lingkungan, dengan cara yang mudah.

"Tentu kami berharap upaya positif ini akan terus dikembangkan dan diperluas lagi cakupannya. Bertepatan dengan momen HPSN 2021, kami mengimbau seluruh pihak untuk ikut berperan aktif dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta mendorong upaya pemilahan sampah untuk meningkatkan sampah sebagai bahan baku (waste to resources) bagian dari upaya bersama menuju Indonesia yang berkelanjutan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (18/2/2021).

Chief of Public Policy and Government Relations Gojek Group Shinto Nugroho yang turut hadir dalam acara penandatanganan MoU tersebut juga turut menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan KLHK kepada Gojek. Ia berterima kasih karena sejak awal GoGreener diluncurkan, Gojek telah mendapatkan dukungan penuh dari KLHK.

"Kolaborasi dengan KLHK tentunya menjadi dukungan yang sangat berarti bagi Gojek sebagai perusahan teknologi on-demand dalam upaya mendorong perubahan gaya hidup masyarakat yang lebih ramah lingkungan. Penandatanganan nota kesepahaman ini semakin menegaskan keseriusan kedua belah pihak untuk terus memberikan dampak positif terhadap lingkungan," ujar Shinto.

Sementara itu, Group Head of Sustainability Gojek Tanah Sullivan menjelaskan Gojek menggunakan tiga pendekatan utama dalam program GoGreener untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, yaitu pertama edukasi untuk pertama-tama membangun pemahaman atas isu lingkungan hidup.

GojekPendekatan dan Pencapaian GoGreener dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai diambil sepanjang Januari 2020 hingga Januari 2021 ( Foto: Gojek)

Kemudian memfasilitasi pelanggan dengan opsi alternatif yang lebih ramah lingkungan seperti misalnya pilihan tidak menyertakan alat makan plastik padaGoFood. LaluGojek juga berupaya mengakselerasi pendekatan ini melalui inovasi teknologi, untuk mempercepat transisi ke perilaku lebih ramah lingkungan.

Gojek
GojekPendekatan dan Pencapaian GoGreener dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai diambil sepanjang Januari 2020 hingga Januari 2021 Foto: Gojek

Dijelaskannya, ketiga upaya ini dihadirkan untuk seluruh ekosistem Gojek, baik untuk mitra driver, mitra usaha, dan pelanggan serta diberikan agar lebih peduli lingkungan dalam kesehariannya sampai menjadi gaya hidup.

"Kesadaran untuk menjaga dan membangun gaya hidup yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan merupakan hal yang harus terus dipupuk dan didorong oleh semua pihak," ujarnya.

"Ini yang menjadi motivasi Gojek untuk terus berinovasi menghadirkan cara yang mudah bagi para pelanggan kami, antara lain melalui opsi tidak memesan alat makan sekali pakai di GoFood, menyediakan tas pengantaran bagi mitra driver, menyediakan produk ramah lingkungan bagi para mitra usaha pada layanan GoFresh di aplikasi GoBiz, serta menghadirkan fitur serap jejak karbon. Kami antusias untuk menjajaki berbagai upaya inovatif bersama KLHK demi generasi mendatang," tutup Tanah.

Sebagai informasi, upaya pengendalian penggunaan plastik sekali pakai telah dimulai Gojek sejak 2019 pada layanan GoFood yang memungkinkan para pelanggan dapat memilih untuk tidak menyertakan alat makan sekali pakai ketika melakukan pemesanan.

Sejak awal diluncurkan hingga Januari 2021, upaya ini telah berhasil menghindari lebih dari 19,3 ton sampah plastik sekali pakai di mana 13 ton dihitung melalui program opsi alat makan berbayar dan 6,3 ton dari uji coba pengumpulan sampah plastik sekali pakai melalui aplikasi Gojek maupun collection/drop-off points (sebelum pandemi).



Simak Video "Ini Dia Fitur Terbaru yang Bakal Diluncurkan Gojek di Awal 2021!"
[Gambas:Video 20detik]
(ega/fay)