India Bikin WhatsApp Versi Lokal Biar Aman

India Bikin WhatsApp Versi Lokal Biar Aman

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 11 Feb 2021 06:17 WIB
Sandes
Sandes. Foto: screenshot/detikINET
Jakarta -

Beberapa bulan lalu, India mewacanakan aplikasi chat alternatif WhatsApp yang didukung pemerintah, untuk menjaga komunikasi agar aman. Aplikasi tersebut saat ini hampir siap dan sedang diuji pemerintah India secara internal.

Sandes, demikian nama aplikasi tersebut, dalam bahasa Hindi artinya 'pesan'. Penggunaan aplikasi tersebut saat ini masih dibatasi, baru hanya untuk pejabat pemerintah. Rencananya, ke depannya Sandes juga akan tersedia untuk masyarakat umum di India.

alternatif whatsappSandes, "WhatsApp" versi lokal buatan India. Foto: TechRadar

Dikutip dari Tech Radar, Kamis (11/2/2021) aplikasi ini awalnya dinamai GIMS, yang merupakan singkatan dari Government Instant Messaging System. Backend aplikasi Sandes ditangani oleh National Informatics Center (NIC), yang berada di bawah Kementerian Elektronika dan Teknologi Informasi India. NIC menyediakan infrastruktur untuk mendukung penyampaian layanan IT pemerintah dan penyampaian beberapa inisiatif Digital India.

Aplikasi Sandes dapat dijalankan di platform iOS maupun Android, serta mendukung pesan suara dan data, mirip dengan aplikasi chat pada umumnya. Kehadiran Sandes dirasa tepat karena datang ketika pengguna WhatsApp ramai bermigrasi ke platform lain.

Hal ini dikarenakan kontroversi dari kebijakan privasi baru WhatsApp yang akan membagikan lebih banyak data pengguna ke Facebook selaku perusahaan induknya. Manuver WhatsApp ini pun menimbulkan dampaknya di India.

alternatif whatsappKoo, aplikasi alternatif Twitter. Foto: TechRadar


Sumber resmi juga mengatakan, kemungkinan perpindahan ke Sandes akan berbarengan dengan aplikasi alternatif Twitter buatan India bernama Koo. Upaya ini memperlihatkan ekosistem pemerintah India tidak nyaman dengan penggunaan platform pengiriman pesan asing yang tidak siap mematuhi aturan di negaranya.



Simak Video "Ini Data yang Dibagikan WhatsApp ke Facebook"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/afr)