Balada Hilangnya YouTube Front TV Milik FPI

Round-up

Balada Hilangnya YouTube Front TV Milik FPI

Tim detikINET - detikInet
Jumat, 18 Des 2020 07:41 WIB
Channel YouTube Hilang
Channel YouTube Front TV milik FPI menghilang sejak Rabu (16/12/2020). Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Sejak Rabu (16/12/2020), Channel Front TV milik Front Pembela Islam (FPI) hilang dari YouTube. Pemerintah dituding sebagai biang keroknya.

"Sahabat muslim Front TV, dengan ini kami menginformasikan bahwa channel YouTube Front TV mulai Rabu, 16 Desember 2020 tidak dapat diakses di Indonesia (penayangan dibatasi di Indonesia) atas permintaan dari pemerintah ke YouTube," tulis pihak manajemen Front TV dalam keterangan resminya.

"Kami sedang berusaha mengkonfirmasi ke pihak YouTube alasan mengapa channel YouTube Front TV dibatasi aksesnya di Indonesia," imbuhnya.

Kendati tidak bisa diakses di Indonesia, Front TV memastikan channelnya masih bisa disaksikan. Hanya saja penonton harus menggunakan VPN.

"Kami crew Front TV memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak dan para pemirsa Sahabat Muslim Front TV atas ketidaknyamanan ini, mohon doa dan dukungannya agar kami semua tetap bisa memperjuangkan dan menyuarakan kebenaran di bidang media," terangnya.

Seperti diketahui Front TV dimilik FPI. Channel ini makin dikenal lantaran menyiarkan live streaming kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia, mulai dari turun pesawat hingga tiba ke Petamburan.

Hilangnya Front TV dari YouTube bukan kali pertama ini terjadi. Sebelumnya channel ini sempat menghilang pada 4 Desember lalu, namun kala itu lantaran tengah diperbaiki oleh tim internal.

Siap Bikin yang Baru

Sekum FPI Aziz Yanuar.Wasekum FPI Aziz Yanuar. Foto: Sekum FPI Aziz Yanuar (Adhyasta Dirgantara/detikcom)

Saat dikonfirmasi, Wasekum FPI Aziz Yanuar membenarkan bahwa channel YouTube Front TV mulai Rabu, 16 Desember 2020 tidak dapat diakses di Indonesia (penayangan dibatasi di Indonesia) atas permintaan dari pemerintah ke YouTube.

Aziz menyebutkan, FPI belum mengkonfirmasi ke YouTube mengenai alasan pembatasan channel mereka. "Belum," jawab Aziz dihubungi detikINET.

"Kami meminta para manusia yang diduga terjangkit paranoid akut di manajemen YouTube Indonesia tidak perlu berlebihan menyikapi FPI jika memang benar dari mereka yang lakukan," imbuhnya.

Dia juga mengatakan bahwa pihaknya bakal membuat akun YouTube Front TV yang baru. Kalaupun nantinya akun yang lama dapat dipulihkan, maka FPI akan membiarkan ada dua channel Front TV di YouTube dan Aziz yakin hal itu tidak akan membingungkan jemaah.

"Kita buat lagi, segera. Insha Allah tidak (bingung). (Kalau nantinya) ada dua akun," ujarnya.

Selanjutnya Pemerintah Membantah...



Simak Video "YouTube Buka Suara soal Hilangnya Channel Front TV"
[Gambas:Video 20detik]