Klaim Vaksin Corona Bisa Ubah DNA Manusia, Benarkah?

Klaim Vaksin Corona Bisa Ubah DNA Manusia, Benarkah?

Aisyah Kamaliah - detikInet
Kamis, 10 Des 2020 06:12 WIB
Bill Gates
Bill Gates jadi sasaran teori konspirasi COVID-19 lagi. Foto: Reuters
Jakarta -

Ada sebuah klaim yang lagi-lagi menyeret Bill Gates. Disebutkan bahwa vaksin corona akan mengubah DNA manusia secara permanen.

"Miliarder AS Bill Gates tertangkap kamera mengakui bahwa vaksin COVID-19 yang ia kembangkan akan secara permanen mengubah DNA manusia," demikian klaim dari saluran YouTube Frank Smith.

Bagian pertama dari video tersebut menunjukkan Gates berbicara tentang vaksin RNA, kemudian dialihkan ke narasi tentang bagaimana vaksin akan mengubah tubuh manusia dan membuat microchip yang akan meninggalkan tato di tangan.

Claim Check, alat pemantauan Facebook yang mengidentifikasi postingan yang berpotensi meragukan di platformnya. Facebook kemudian menandai video tersebut untuk verifikasi. Rappler juga menemukan video serupa di YouTube yang diunggah oleh saluran Food For Thought.

Faktanya? Gates tidak pernah mengatakan bahwa vaksin RNA yang sedang dikembangkan untuk COVID-19 akan secara permanen mengubah DNA manusia. Ada sejumlah vaksin yang sedang dikembangkan untuk COVID-19, termasuk vaksin RNA, namun hingga saat ini belum ada vaksin yang disetujui untuk penyakit tersebut.

Video asli Gates diunggah pada 30 April di Gates Notes, blog resmi Gates, dan di saluran YouTube resmi Gates. Gates berbicara selama 2 menit 29 detik tentang berbagai cara membuat vaksin selain menggunakan RNA. Video yang diunggah oleh kanal YouTube tersebut hanya memotong sebagian cuplikan.

Gates telah menjadi subjek sejumlah teori konspirasi tentang COVID-19 sejak pandemi dimulai. Sebelumnya, sebuah klaim yang mengatakan bahwa sang filantropi adalah dalang di balik COVID-19 dan dia sedang mengembangkan vaksin COVID-19 dengan microchip.



Simak Video "Beredar Kabar Bill Gates Selingkuh dengan Staf Microsoft"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/afr)