Bill Gates Cs: Selamat Datang Presiden Joe Biden

Bill Gates Cs: Selamat Datang Presiden Joe Biden

Fino Yurio Kristo - detikInet
Minggu, 08 Nov 2020 08:25 WIB
Jeff Bezos
Jeff Bezos dan Bill Gates. Foto: Business Insider
Washington -

Joe Biden diumumkan sebagai pemenang pemilihan presiden atau Pilpres AS 2020, mengalahkan petahana Donald Trump. Para bos teknologi pun mulai ramai memberikan komentar terhadap kemenangan capres dari Partai Demokrat itu.

Jeff Bezos, pendiri Amazon dan orang terkaya di dunia, merayakan kemenangan Biden dan wakilnya, Kamala Harris, di Instagram. Ia juga merasa senang rakyat Amerika antusias nyoblos, bahkan jumlahnya memecahkan rekor.

"Kesatuan, empati dan kepatutan (ternyata) bukan (hanya) karakteristik masa silam. Selamat buat presiden terpilih Joe Biden dan wakil presiden Kamala Harris. Dengan melakukan voting dalam angka yang menjadi rekor, rakyat Amerika sekali lagi membuktikan bahwa demokrasi kita kuat," tulis Bezos.

Bezos punya hubungan kurang baik dengan Trump semasa ia jadi presiden. Trump berulangkali mengkritik Bezos soal catatan pajak Amazon serta kurang suka dengan beberapa pemberitaan Washington Post, koran milik Bezos.

Jeff BezosJeff Bezos ucapkan selamat pada Joe Biden. Foto: Instagram

Di pihak lain, Bill Gates yang belakangan sering mengkritik Trump terkait penanganan pandemi Corona yang sembarangan, mengucapkan selamat atas terpilihnya Joe Biden.

"Selamat buat presiden terpilih Biden dan Harris. Terima kasih pada pejabat pemilu dan pekerja kampanye yang bekerja tanpa lelah untuk memastikan rekor jumlah orang Amerika dapat memilih dan dihitung dalam masa menantang bagi negara kita," tulisnya di Twitter.

"Saya menatap ke depan untuk bekerja sama dengan pemerintahan baru dan pemimpin kedua pihak di Konggres untuk membuat pandemi terkontrol, terlibat dengan mitra di seluruh dunia dalam isu seperti kemiskinan dan perubahan iklim dan menangani masalah ketidaksetaraan serta peluang di negeri sendiri," tambah Gates.

Presiden Microsoft, Brad Smith, menyelamati Joe Biden dan berharap negeri kembali bersatu. "Untuk bergerak ke depan sebagai negara, kita harus membangun jembatan untuk menutup celah yang memisahkan kita," tulis Brad.