Trump Klaim Menang Pilpres AS 2020, Facebook Wanti-wanti Pengguna

Trump Klaim Menang Pilpres AS 2020, Facebook Wanti-wanti Pengguna

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 04 Nov 2020 16:47 WIB
President Donald Trump speaks in the East Room of the White House, early Wednesday, Nov. 4, 2020, in Washington. (AP Photo/Evan Vucci)
Foto: AP Photo/Evan Vucci
Jakarta -

Presiden AS Donald Trump mengklaim sudah memenangkan Pilpres AS 2020, dan Facebook langsung mengirimkan notifikasi penjelasan ke para penggunanya.

Dalam notifikasi yang dimunculkan di feed Facebook dan Instagram penggunanya itu, mereka menjelaskan kalau saat ini pemenang definitif Pilpres AS 2020 tersebut belum ada, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Rabu (4/11/2020). Karena, proses perhitungan suara masih berlangsung.

"Setelah Presiden Trump mulai membuat klaim prematur soal kemenangan, kami mulai mengirimkan notifikasi di Facebook dan Instagram yang menjelaskan kalau hasil pemilihan itu saat ini masih dihitung dan belum ada pemenang. Kami juga otomatis memberi label pada postingan kandidat terkait informasi ini," tulis Facebook Newsroom lewat akun Twitternya.

Postingan tersebut mendapat berbagai tanggapan dari netizen Twitter. Banyak di antaranya yang memprotes langkah Facebook yang dinilai lembek, dan membandingkannya dengan langkah yang diambil Twitter.

Ada juga yang mengkoreksi postingan tersebut dan menyebut pilihan kata prematur itu tidak tepat. Kata yang tepat menurut @whatsupsmiley adalah false atau salah.

Tak cuma Facebook yang melakukan hal ini, Twitter pun melabeli postingan Trump yang menuding pihak lawan. Trump mengaku unggul, namun kubu Biden dituduh mencoba mencuri hasil Pilpres AS 2020.

Postingan tersebut diberi label yang menyatakan kalau informasi yang disebar berpotensi menyesatkan.

"Sebagian atau seluruh konten yang dibagi dalam Tweet ini diperdebatkan dan mungkin menyesatkan terkait proses pemilu atau sipil lainnya," kata Twitter terkait Pilpres AS 2020.



Simak Video "Kondisi Gedung Capitol AS yang Kacau Balau Usai Unjuk Rasa"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)