Kasus Corona Meningkat, Karyawan Amazon WFH Sampai Juni 2021

Kasus Corona Meningkat, Karyawan Amazon WFH Sampai Juni 2021

Josina - detikInet
Kamis, 22 Okt 2020 13:40 WIB
SANTA MONICA, CA - SEPTEMBER 6:  The Amazon logo is projected onto a screen at a press conference on September 6, 2012 in Santa Monica, California.  Amazon unveiled the Kindle Paperwhite and the Kindle Fire HD in 7 and 8.9-inch sizes. (Photo by David McNew/Getty Images)
Foto: GettyImages
Jakarta -

Amazon menunda pembukaan kembali kantornya karena kasus COVID-19 yang terus meningkat di AS dan karena ini juga kebijakan untuk bekerja di rumah bagi karyawan diperpanjang hingga Juni 2021.

Sebelumnya perusahaan yang berbasis di Seattle ini memberlakukan para karyawannya bekerja dari rumah hingga awal tahun 2021. Kebijakan ini berlaku bagi semua karyawan Amazon di seluruh dunia.

"Kami terus memprioritaskan kesehatan karyawan kami dan mengikuti panduan pemerintah daerah. Karyawan yang bekerja dalam peran yang secara efektif dapat dilakukan dari rumah dipersilakan untuk melakukannya hingga 30 Juni 2021," kata juru bicara Amazon dalam sebuah email yang dilansir detiKINET dari Bloomberg Kamis (22/10/2020).

"Kami telah menginvestasikan dana dan sumber daya yang signifikan untuk menjaga mereka yang memilih datang ke kantor aman melalui jarak fisik, pembersihan mendalam, pemeriksaan suhu, dan dengan menyediakan penutup wajah dan pembersih tangan," tambah juru bicara Amazon.

Selain Amazon, banyak perusahaan teknologi juga memperpanjang waktu WFH dari Google di mana untuk karyawannya dapat bekerja kerja di rumah hingga Juli 2021.

Sementara Facebook, Microsoft dan Twitter adalah perusahaan teknologi yang mengizinkan karyawannya untuk bekerja dari rumah secara permanen jika mereka mau.



Simak Video "Mantap! Pegawai Microsoft Boleh WFH Selamanya"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)