Website Yahoo Groups Akan Dimatikan 15 Desember

Website Yahoo Groups Akan Dimatikan 15 Desember

Rachmatunnisa - detikInet
Selasa, 13 Okt 2020 16:30 WIB
SUNNYVALE, CA - JULY 17:  The Yahoo logo is displayed in front of the Yahoo headqarters on July 17, 2012 in Sunnyvale, California.  Yahoo will report Q2 earnings one day after former Google executive Marissa Mayer was named as the new CEO. Photo by Justin Sullivan/Getty Images)
Foto: GettyImages
Jakarta -

Yahoo Groups, salah satu properti web Yahoo lama yang tersisa, akan ditutup pada 15 Desember 2020. Verizon berencana menjadikan situs groups.yahoo.com offline selamanya.

Verizon, yang membeli Yahoo pada 2017, mengumumkan keputusan tersebut pekan ini melalui email yang dikirim ke pengguna Yahoo Groups dan pesan yang diposting di situs web Yahoo Groups. Pengumuman ini menandai akhir dari perjalanan salah satu raksasa layanan internet pada masanya.

Terlepas dari sejarahnya yang panjang, layanan Yahoo Groups yang diluncurkan 19 tahun lalu pada 2001, mengalami keterpurukan selama bertahun-tahun dan perlahan kehilangan sebagian besar basis penggunanya yang dulu sangat besar.

Pembelian Yahoo oleh Verizon pun tidak membawa perubahan berarti. Penurunan penggunaan layanan Yahoo secara konstan dalam beberapa tahun terakhir, membuat Verizon tidak bisa berbuat banyak dan malah mulai menghentikan layanan Yahoo secara bertahap sejak tahun lalu.

Proses tahap awal diumumkan pada Oktober 2019. Saat itu, Verizon memberitahukan bahwa pengguna tidak dapat lagi membuat konten baru (discussions) ke website Yahoo setelah 21 Oktober, dan mereka berencana menghapus secara permanen semua konten pengguna yang sudah ada sebelumnya pada 14 Desember 2019.

Dikutip dari ZDNet, secara misterius Verizon juga menghentikan upaya pengguna untuk mengarsipkan discussions mereka sebelumnya. Meski langkah-langkah Verizon di tahun 2019 memungkinkan website Yahoo Groups tetap aktif, situs tersebut tidak pernah sama.

Pengguna tidak bisa lagi memposting discussions baru di Yahoo Boards, tetapi masih bisa membuat grup baru dan melakukan percakapan email massal dengan semua anggota sekaligus.

Dengan demikian, Verizon secara efektif mengubah Yahoo Groups dari message board menjadi milis. Hal tersebut membuat pengguna semakin menyusut dan kabur sehingga muncul keputusan situs groups.yahoo.com ditutup pada 2020.

Mulai hari ini, pengguna Yahoo Groups tidak bisa membuat group baru. Yang dibiarkan tetap aktif hanya fungsi email, namun ini juga akan dihentikan setelah 15 Desember 2020. Di tanggal tersebut, Verizon berencana menutup semua infrastruktur Yahoo Groups dan mengakhiri era internet awal.

Sementara itu, Verizon mendorong semua anggota Yahoo Groups yang tersisa agar mengatur dan beralih message boards dan meeting places sebelum fungsi email mulai dimatikan.



Simak Video " Siap-siap! Yahoo Groups Bakal Tutup, Semua Konten Dihapus Permanen"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)