Bill Gates Cemas Kematian Penderita Corona Melonjak

Bill Gates Cemas Kematian Penderita Corona Melonjak

Fino Yurio Kristo - detikInet
Minggu, 11 Okt 2020 08:00 WIB
NEW YORK, NY - SEPTEMBER 27:  Bill Gates attends the Plenary Session: Investing in Prevention and Resilient Health Systems during the second day of the 2015 Clinton Global Initiatives Annual Meeting at the Sheraton New York Hotel & Towers on September 27, 2015 in New York City.  (Photo by JP Yim/Getty Images)
Bill Gates. Foto: Getty Images
Seattle -

Bill Gates memperingatkan bahwa khususnya di Amerika Serikat, angka kematian penderita Corona masih akan melonjak jika pihak-pihak negeri Paman Sam tidak melawannya secara terorganisir dan bersama-sama.

Gates menilai penanganan pandemi Corona di negaranya masih tertinggal dari negara-negara lain. Saat ini, kasus penderita Corona di AS telah menembus 7,6 juta dan kematian tembus 213 ribu jiwa.

"Akan ada banyak tambahan kematian yang akan datang jika kita tidak beraksi bersama (dengan baik)," cetus Gates dalam wawancara dengan NBC yang dikutip detikINET.

Ia mengkritik sistem tes Corona di Negeri Paman Sam yang di banyak kasus, orang harus lama menunggu hasilnya. "Kita menjalankan sistem tes (Corona) paling buruk, dalam hal siapa yang dapat mengaksesnya, dibanding negara lain. Dan itu susah untuk diperbaiki," cetus Bill Gates.

Pendiri Microsoft ini pun menyarankan pemerintahan presiden Donald Trump segera memperbaiki diri. "Kalian harus mengakui tidak melakukan pekerjaan yang baik dan perlu membuat perubahan langsung," sarannya.

Saat ini ia melanjutkan, bukan saatnya untuk saling menyalahkan melainkan harus fokus pada perbaikan respons terhadap pandemi Corona. Ini adalah untuk kesekian kalinya Gates mengkritik pemerintah Trump kurang sigap mengantisipasi Corona.

Ia juga pernah mengkritik keras dihentikannya pendanaan AS pada WHO oleh Trump karena dinilai terlalu membela China. Gates mengatakan WHO melakukan hal fenomenal. Selain itu menurutnya bukan China yang paling berhubungan erat dengan WHO namun justru dengan Amerika. Bnyak orang Amerika juga bekerja pada WHO.

"Kita memang melihat hal-hal yang seharusnya bisa dilakukan WHO dengan lebih baik, seperti semua aktor dalam gambaran besar ini. Tapi WHO punya koneksi kuat dengan satu negara, negara itu adalah Amerika," papar Bill Gates yang mendanai pengembangan beberapa vaksin Corona melalui yayasannya.



Simak Video "Ayah Bill Gates Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/jsn)