Cegah Corona, Korsel Operasikan Halte Bus Canggih

Cegah Corona, Korsel Operasikan Halte Bus Canggih

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Sabtu, 15 Agu 2020 15:10 WIB
Halte Bus Canggih
Foto: Istimewa
Jakarta -

Korea Selatan mulai mengoperasikan halte bus canggih untuk menghambat penyebaran virus Corona. Begini teknologinya.

Halte bus canggih itu dipasang di Seoul, Korsel, tepatnya di distrik Seongdong. Ada sejumlah teknologi yang dipasang di halte bus itu, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Sabtu (15/8/2020).

Pertama, di pintu masuk haltenya dilengkapi kamera thermal yang terhubung ke pintu otomatis. Pintu geser itu hanya akan terbuka saat mendeteksi suhu di bawah 37,5 derajat Celcius. Kamera thermal ini ada dua buah, kamera keduanya diposisikan lebih rendah untuk mendeteksi suhu anak kecil.

Lalu di dalam haltenya sendiri terpasang lampu ultraviolet untuk mematikan virus Corona, lengkap dengan pendingin udara, dispenser hand sanitizer, dan WiFi gratis. Tentu saja di dalamnya juga ada layar besar yang menunjukkan jadwal dan estimasi kedatangan bis, lengkap dengan kondisi lalu lintas di sekitarnya.

Menariknya, semua teknologi itu beroperasi dengan listrik tenaga surya, dari panel surya yang terpasang di atap halte. Sejauh ini ada delapan halte canggih yang sudah beroperasi, yang digunakan 300 sampai 400 orang setiap harinya.

Selain untuk menghambat penyebaran virus Corona, halte canggih ini juga didesain untuk melindungi warga Seoul dari teriknya matahari dan derasnya air hujan yang turun. Biaya pembuatan setiap unitnya membutuhkan dana sebesar USD 84 ribu atau sekitar Rp 1,2 miliar, dan pemerintah Korsel berencana untuk terus menambah halte canggih ini.

"Idealnya kita menghindari ruang kecil dan tertutup di tengah pandemi Corona. Namun terkadang hal itu tak bisa dihindari dan kita harus mengadapinya, jadi kita perlu mencari cara untuk menghadapi situasi tersebut," ujar perwakilan dari pemerintah distrik Seongdong.

Korsel adalah salah satu negara yang terdampak sangat besar oleh virus Corona. Namun mereka terbilang berhasil menghambat penyebaran virus tersebut agak tak meluas.

[Gambas:Youtube]





Simak Video "Kasus Corona di RI Melonjak, 4 September Tambah 3.269"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)