TikTok Buka Data Center Pertama di Eropa

TikTok Buka Data Center Pertama di Eropa

Josina - detikInet
Jumat, 07 Agu 2020 10:48 WIB
TikTok
TikTok Buka Pusat Data Pertama di Eropa Senilai Triliunan Rupiah. (Foto: Unsplash/Kon Karampelas)
Jakarta -

TikTok yang saat ini sedang berada di bawah tekanan hubungan AS-China, mengumumkan pihaknya sedang menyiapkan pusat data pertamanya di Eropa, tepatnya di Irlandia dengan nilai investasi USD 500 juta atau sekitar Rp 7,2 triliun.

Dengan hadirnya pusat data ini, TikTok pun menjanjikan dapat menciptakan ratusan lapangan kerja serta meningkatkan pengamanan dan perlindungan data pengguna TikTok. Pusat data ini dijadwalkan dapat beroperasi pada awal tahun 2022. Selama ini, semua konten dan data pengguna TikTok disimpan di server yang berlokasi di Amerika dan Singapura.

Dilansir detikINET dari Bloomberg, TikTok mengatakan bahwa data pengguna Eropa akan disimpan di pusat data baru tersebut. TikTok telah mendirikan Pusat Kepercayaan dan Keamanan EMEA di Dublin pada awal tahun dan mengatakan investasi baru ini menandakan komitmen jangka panjang TikTok ke Irlandia.

ByteDance sebagai perusahaan induk yang berbasis di Beijing telah bekerja menjauhkan operasi domestiknya di China dari TikTok untuk menenangkan regulator di luar negeri.

Untuk diketahui, TikTok dituduh pemerintahan AS telah mengumpulkan data pengguna yang dapat mengganggu kemanan nasional.

Di tengah sorotan tajam yang sedang mengarah padanya, TikTok saat ini sedang dilirik Microsoft. Ada waktu tenggat enam minggu bagi TikTok dan Microsoft untuk menetapkan kesepakatan penjualan operasionalnya di AS.

Langkah TikTok membangun data center di Eropa akan memperluas operasinya di dalam perbatasan Uni Eropa. Ini juga merupakan bagian dari upaya global TikTok untuk membuktikan dirinya sebagai warga internet yang bertanggung jawab dan penyedia layanan yang dapat dipercaya.



Simak Video "TikTok Cash Diblokir Kominfo!"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/jsn)