Bill Gates Kesal, Sebut Media Sosial Penyebar Kebohongan

Bill Gates Kesal, Sebut Media Sosial Penyebar Kebohongan

Fino Yurio Kristo - detikInet
Rabu, 29 Jul 2020 18:52 WIB
Bill Gates Jack Ma
Bill Gates. Foto: Getty Images
Jakarta -

Mungkin jengah dengan beragam teori konspirasi yang menerpanya, Bill Gates melontarkan kritik tajam pada media sosial. Sang pendiri Microsoft menyebut misinformasi atau kabar bohong punya kecenderungan menyebar lebih cepat dari kebenaran di layanan media sosial.

"Ketika Anda membiarkan orang berkomunikasi, Anda harus berurusan dengan fakta bahwa hal-hal tertentu yang tidak benar, yang sangat menggelitik, bisa menyebar begitu cepat dibandingkan kebenaran. Dan kita selalu melihat hal itu soal vaksin (Corona)," cetus dia.

Memang Bill Gates belakangan sangat sering menjadi sasaran berita liar mengenai keterlibatannya dalam pengembangan vaksin Corona, dituding sebagai dalangnya ataupun bakal menanam microchip.

Menurutnya, fakta menyebar lebih lambat di media sosial dibandingkan misinformasi yang negatif sehingga sukar bagi perusahaan semacam Facebook dan Twitter menghadirkan keseimbangan. Di sisi lain, mereka juga sulit menghapus atau memperlambat kabar yang benar-benar salah.

Ada lagi yang menjadi kritik Bill Gates soal Facebook. Perusahaan media sosial ini melakukan enkripsi pesan di WhatsApp sehingga hanya dapat dibaca oleh pengirim dan penerima pesan. Hal itu terkesan mereka ingin melepas tanggung jawab atas pesan apa yang lalu lalang di WhatsApp.

"Beberapa pesan di platform mereka, mereka bahkan tidak melihatnya karena enkripsi di WhatsApp. Dalam rangka tidak bertanggung jawab. Jadi apapun isunya, anti vaksin, pornografi anak, mereka memastikan tidak bisa campur tangan terhadap hal-hal itu," cetus Gates yang dikutip detikINET dari CNBC.

Bill Gates belakangan rajin membantah teori konspirasi yang menerpanya. Belum lama ini, dia membantah akan menanamkan microchip pada orang-orang, berbarengan dengan injeksi vaksin Corona jika nanti sudah tersedia.

"Tidak ada hubungannya antara vaksin tersebut dan tipe pelacak apapun, sama sekali. Saya tidak tahu dari mana (teori itu) berasal," kata Gates dalam wawancara terbaru dengan CBS.

"Saya pikir kita hanya perlu membuat kebenarannya terbuka. Kami perlu menjelaskan nilai-nilai kami sehingga orang-orang mengerti kenapa kami terlibat dalam pekerjaan ini dan kenapa kami mau mengucurkan ratusan juta atau miliaran dolar untuk mengakselerasi kemajuan," jelas Bill Gates.



Simak Video "Akun Twitter Obama, Kim Kardashian, hingga Bill Gates Diretas!"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)