Corona Menggila di AS, Bill Gates Salahkan Medsos

Corona Menggila di AS, Bill Gates Salahkan Medsos

Fino Yurio Kristo - detikInet
Senin, 06 Jul 2020 06:37 WIB
PARIS, FRANCE - JUNE 27:  Bill Gates, the co-Founder of the Microsoft company and and co-Founder of the Bill and Melinda Gates Foundation, delivers a speech during a press conference at the Solidays festival, on June 27, 2014 in Paris, France. Bill Gates visited the 16th edition of the Solidays music festival, dedicated to the fight against AIDS.  (Photo by Thierry Chesnot/Getty Images)
Bill Gates. Foto: Getty Images/Thierry Chesnot
Seattle -

Pandemi Corona masih jadi masalah besar di Amerika Serikat dengan jutaan orang positif COVID-19. Menurut Bill Gates, salah satu penyebabnya adalah kesalahan dari perusahaan media sosial.

Tudingan sang pendiri Microsoft itu terkait banyaknya hoax atau misinformasi di media sosial yang menyebarkan kabar tidak benar soal Corona. Apalagi Bill Gates sendiri gencar jadi sasaran, misalnya teori dia adalah dalang di balik pandemi Corona.

"Bisakah media sosial lebih membantu dalam isu-isu tersebut? Kreativitas apa yang kita punya? Yang menyedihkan, tool digital mungkin menjadi kontributor untuk menyebarkan apa yang saya anggap ide-ide gila," kata Gates dalam wawancara dengan Fast Company.

"Banyak dari (masalah) itu berbentuk konspirasi, di mana seseorang punya plot dan nama saya bahkan muncul sebagai pusat di beberapa konspirasi, jadi hal itu cukup menakutkan," tambah dia.

"Anda ingin diarahkan menuju fakta-fakta dalam sebuah krisis semacam ini," cetus Gates, dikutip detikINET dari Fox News.

Menanggap pernyataan Gates, juru bicara Facebook mengklaim pihaknya sudah melakukan beragam langkah penting untuk menyalurkan informasi berguna dan mencegah hoax. Konten tentang pandemi Corona yang tidak benar diberi label dan dihapus jika berbahaya.

"Sejak Januari, kami bekerja erat dengan organisasi kesehatan seperti CDC, untuk menghubungkan orang pada informasi akurat mengenai COVID-19 dan kami akan lanjut mengerjakan lebih lagi," sebut sang juru bicara.

"Kami mengarahkan lebih dari 2 miliar pengguna ke sumber dari otoritas kesehatan dan meluncurkan peringatan di Facebook dan Instagram untuk mengingatkan setiap orang memakai masker agar membantu mencegah penyebaran COVID-19," imbuhnya mengenai upaya Facebook menekan pandemi Corona.



Simak Video "Duterte: Kami Akan Bunuh Semua Orang yang Terinfeksi COVID"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)