Marak Pelecehan Seksual, CEO Ubisoft Rombak Kultur Perusahaan

Marak Pelecehan Seksual, CEO Ubisoft Rombak Kultur Perusahaan

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 03 Jul 2020 13:44 WIB
CEO Ubisoft Yves Guillemot
CEO Ubisoft Yves Guillemot. Foto: Engadget
Jakarta -

Sepekan setelah melakukan investigasi terkait banyaknya laporan pelecehan seksual dan perilaku toxic lainnya yang terjadi di kalangan karyawannya, CEO Ubisoft mengatakan akan merombak kultur kerja di perusahaannya.

Dalam surat terbuka yang diposting di website Ubisoft dan email kepada seluruh karyawan, sang CEO Yves Guillemot mengatakan perilaku yang ramai dilaporkan belakangan ini merupakan perbuatan yang tidak bisa dan tidak akan ditoleransi.

Sikap yang ditunjukkan Guillemot sangat kontras dengan pengakuan sejumlah karyawan dan pernyataan yang diposting secara internal yang mengeluhkan laporan mereka terkait pelecehan seksual dan lingkungan kerja yang toxic kepada HRD diabaikan.

Dikutip dari Engadget, di luar investigasi yang sedang berlangsung, Ubisoft juga membuat platform online peringatan rahasia yang memungkinkan karyawannya lebih nyaman melaporkan pelecehan atau perilaku tidak pantas lainnya.

Guillemot juga mengatakan akan memberi peringatan keras pada Editorial Group yang mengawasi keputusan kreatif. Divisi ini dilaporkan memiliki daftar eksklusif yang hanya terdiri dari pria kulit putih.

"Ubisoft juga menambahkan tugas Head of Diversity and Inclusion agar melapor langsung kepada CEO dan Projects Director Lidwine Sauer telah ditugaskan kembali sebagai Head of Workplace Culture di mana dia akan memeriksa semua aspek budaya perusahaan kami," kata Guillemot.

Perubahan lainnya termasuk peninjauan lebih lanjut atas kebijakan Ubisoft terkait kultur perusahaan, serangkaian sesi mendengarkan dan survei global untuk membantu mengidentifikasi bidang-bidang lain yang perlu ditangani.



Simak Video "Bejat! Buruh di Subang Berkali-kali Sodomi Dua Bocah Tetangganya"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)