Google Tunda Buka Kantor di AS karena Lonjakan Kasus Corona

Google Tunda Buka Kantor di AS karena Lonjakan Kasus Corona

Virgina Maulita Putri - detikInet
Kamis, 02 Jul 2020 11:36 WIB
MOUNTAIN VIEW, CA - JULY 17:  A bicyclist rides by a sign outside of the Google headquarters July 17, 2008 in Mountain View, California. Google Inc. is expected to announce an increase in quarterly profits when it reports its quarterly earnings today after the closing bell.  (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)
Google Tunda Buka Kantor di AS karena Lonjakan Kasus Corona Foto: Getty Images
Jakarta -

Beberapa bulan yang lalu Google berencana untuk membuka sebagian kantornya di Amerika Serikat setelah libur 4 Juli. Tapi karena kasus virus Corona yang masih melonjak di AS, Google memutuskan untuk menunda pembukaan kantornya.

Dikutip detikINET dari CNBC, Kamis (2/7/2020) juru bicara Google Katherine Williams mengatakan pembukaan kantor akan ditunda selama dua bulan dan kantor Google di AS akan tetap tutup hingga 7 September.

Williams juga mengkonfirmasi laporan dari Bloomberg yang mengutip memo internal yang dikirimkan kepada semua pegawai oleh petinggi Google.

"Kepada kalian semua yang bekerja dari rumah, mohon untuk tetap melanjutkannya kecuali kalian diberitahu sebaliknya oleh manajer," kata Vice President of Global Security Google Chris Rackow dalam memo tersebut.

"Kami tidak memperkirakan pedoman ini berubah hingga setidaknya Senin, 7 September (Hari Buruh) paling awal," sambungnya.

Sama seperti perusahaan teknologi lainnya, Google memang mengizinkan pegawainya untuk tetap kerja dari rumah hingga akhir tahun ini. Tapi pada akhir Mei mereka mengatakan akan mulai membuka kantor pada 6 Juli dengan kapasitas yang dibatasi hanya 10%, dan akan ditingkatkan menjadi 30% pada September.

Kasus virus Corona di AS memang masih belum terkendali, jadi wajar jika Google mengambil keputusan ini. Secara nasional, pada bulan Juni terjadi peningkatan kasus setidaknya 46% dengan angka kematian meningkat 21%.

Pada Selasa (30/6) lalu, Amerika Serikat melaporkan lebih dari 47.000 kasus COVID-19 baru yang menjadi lonjakan kasus terbesar dalam satu hari sejak awal pandemi.



Simak Video "Karyawan Google Akan Ngantor Lagi pada 1 Juni 2020"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)