Riset CSIS: Grab Sumbang Rp 77,4 Triliun ke Ekonomi RI di 2019

Riset CSIS: Grab Sumbang Rp 77,4 Triliun ke Ekonomi RI di 2019

Faidah Umu Sofuroh - detikInet
Jumat, 26 Jun 2020 20:35 WIB
Driver Grab Perempuan
Riset CSIS: Grab Sumbang Rp 77,4 Triliun ke Ekonomi RI di 2019 (Foto: Grab Indonesia)
Jakarta -

Riset Centre For Strategic And International Studies (CSIS) bersama Tenggara Strategic menyebutkan platform online Grab menyumbang Rp 77,4 triliun untuk ekonomi Indonesia. Angka ini naik 58,31% dibanding tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 49,89 triliun. Adapun kontribusi terbesar berasal dari GrabFood yaitu sebesar Rp 37,27 triliun (2019) yang tahun sebelumnya menyumbang Rp 20,64 triliun (2018).

Kepala Departemen Ekonomi CSIS, Yose Rizal, mengatakan survei ini dilakukan di 12 kota di seluruh Indonesia. Lima kota di antaranya adalah kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar dan Medan. Sementara kota kecil lainnya yaitu Palembang, Lampung, Yogyakarta, Semarang, Denpasar, Manado dan Balikpapan.

"Survei dilakukan Januari 2020, kota tersebut dipilih karena volume transaksinya dengan menggunakan systematic random sampling, secara tatap muka, dengan 5 ribu partner Grab," ujarnya dikutip saat konferensi pers virtual, Jumat (26/6/2020).

Selain GrabFood, tiga lini bisnis Grab ini juga berkontribusi cukup besar bagi perekonomian Indonesia. Ketiga lini tersebut antara lain GrabKios sebesar Rp 3,14 triliun (2019) dibanding sebelumnya Rp 2,6 triliun (2018). Selanjutnya GrabBike Rp 26,2 triliun (2019) dibanding sebelumnya Rp 15,6 triliun (2018) dan GrabCar sebesar Rp 10,79 triliun (2019) dibanding sebelumnya Rp 9,7 triliun (2018).

"Kenaikan terjadi di semua lini bisnis, di mana kenaikannya signifikan," tegasnya.

Tak hanya melibatkan mitra Grab, survei juga melibatkan pengguna aplikasi Grab. Sebanyak 87% pengguna Grab merasa bisa mempersingkat waktu tempuh dan nyaman. Begitu juga untuk GrabFood, bisa menghemat waktu dan uang.

"Ada kontribusi juga yang dirasakan konsumen. Di samping mitra dan konsumen, Grab juga memberikan kontribusi ke masyarakat," tukasnya.

Layanan GrabFood juga terbukti berdampak pada masyarakat sekitar. Survei mencatat sebanyak 27% dari merchant GrabFood merekrut dua orang pegawai baru, sejak bergabung dengan GrabFood. Begitu juga dengan GrabKios, sebanyak 6% mitra GrabKios mempekerjakan karyawan lebih banyak lagi setelah bergabung dengan GrabKios

"Artinya ada kontribusi ke masyarakat khususnya untuk penambahan tenaga kerja," tuturnya.



Simak Video "Grab Food Gebrak 2020 dengan Gerakan 'Jangan Lupa Makan'"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/fay)