Aneka Cara Inovasi Teknologi di Indonesia untuk New Normal

New Normal New Spirit

Aneka Cara Inovasi Teknologi di Indonesia untuk New Normal

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Minggu, 14 Jun 2020 19:30 WIB
Young woman looking with VR behind the glass
Aneka Cara Inovasi Teknologi di Indonesia untuk New Normal (Foto: iStock)
Jakarta -

Masa New Normal disambut dengan aneka inovasi teknologi. Tujuannya supaya semua orang bisa beraktivitas normal, tapi aman dari COVID-19.

Dari pemerintah daerah, operator seluler sampai perusahaan teknologi menyiapkan terobosan-terobosan baru menyambut era New Normal. Teknologi yang inovatif tentu jadi andalan untuk memenuhi kebutuhan orang, tanpa harus kena risiko penularan virus Corona.

Protokol-protokol kesehatan, berujung menjadi sebuah metode baru. Teknologi pun menjadi jembatan antara layanan dan prosedur kesehatan. Dihimpun detikINET, Minggu (14/6/2020) inilah beberapa inovasi teknologi yang dilakukan untuk menyambut New Normal di Indonesia:


1. PP-IPTEK di TMII Siapkan VR

Virtual Reality jadi pilihan teknologi di tengah keterbatasan mobilitas. Hal itu yang mau ditawarkan Pusat Peraga IPTEK di TMII. TMII sudah menyiapkan protokol pencegahan COVID-19 jika nanti sudah ada izin untuk beroperasi kembali.

"Kami akan luncurkan beberapa alat peraga baru dengan high tech lewat VR, jadi ada macam-macam materi. Bisa soal biologi, kekayaan alam, sehingga anak ke sini terbayarlah dan satu kali lagi saya sampaikan Insya Allah aman," ujar M Syachrial Annas, Direktur PP-IPTEK beberapa waktu lalu.


2. DANA gandeng YesDok untuk telemedicice

Telemedicine atau kedokteran jarak jauh jadi terobosan layanan kesehatan di era New Normal. Aplikasi menjadi jembatan antara pasien dan dokter, supaya mereka tidak usah bertemu untuk meminimalisir risiko penularan.

Dompet digital DANA menggandeng layanan telemedicine YesDok untuk hadir di aplikasinya. Untuk memulai konsultasi, pengguna bisa langsung buka aplikasi DANA dan cari menu Health. Setelah saldo dipotong, pengguna akan langsung diarahkan ke situ YesDok di browser lalu konsultasi dengan dokter bisa dimulai lewat panggilan video.

Setelah proses diagnosa, dokter akan memberikan resep obat jika diperlukan. Proses pembelian dan pengantaran obat juga bisa dilakukan dalam satu layanan.