Edward Colston Merajai Google Trends, Siapakah Dia?

Edward Colston Merajai Google Trends, Siapakah Dia?

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Senin, 08 Jun 2020 16:52 WIB
Protesters pull down a statue of slave trader Edward Colston during a Black Lives Matter protest rally on College Green, Bristol, England, Sunday June 7, 2020, in response to the recent killing of George Floyd by police officers in Minneapolis, USA, that has led to protests in many countries and across the US. (Ben Birchall/PA via AP)
Patung Edward Colston yang Namanya Merajai Google Trends (Foto: AP/Ben Birchall)
Jakarta -

Satu sosok begitu dicari-cari netizen di Google, namanya adalah Edward Colston. Siapakah dia?

Nama Edward Colston mencuat dalam pemberitaan aksi Black Lives Matter di Inggris. Massa merobohkan patung Edward Colston di Bristol, Inggris. Banyak orang yang masih belum paham apa kaitannya?

Kemudian, banyak netizen mencari namanya di Google Search. Alhasil, nama Edward Colston pun menjadi trending di Google.

Dilansir dari Guardian, Inggris, Senin (8/6/2020) Colston adalah tokoh pedagang budak dari Inggris. Patungnya setinggi 5,5 meter sudah ada di Colston Avenue sejak 1895, karena dia dikenal sebagai sosok filantropis juga.


Namun yang jadi kontroversi adalah, dia mendapat kekayaannya dari perdagangan budak. Meskipun dia lahir di Bristol tahun 1636, kegiatannya berdagang budak dilakukan di London.

Tahun 1680 Colston gabung perusahaan Royal African Company (RAC) yang memonopoli perdagangan budak di Afrika barat. Semua budak termasuk perempuan dan anak dicap dengan inisial RAC di dada mereka.

RAC konon menjual 100.000 budak Afrika barat di Karibia dan Amerika antara tahun 1672-1689. Colston pun jadi kaya raya.


Nah, harta Colston pun dipakai untuk kegiatan filantropi. Dia bikin sekolah dan rumah sakit di Bristol dan London. Colston meninggal di Surrey tahun 1721 dan dimakamkan di Gereja All Saints di Bristol.

Di era modern sudah banyak protes terhadap patungnya. Filantropi yang menghimpun kekayaannya dari perdagangan budak, adalah tidak pantas. Namun banyak juga yang membelanya.

Nah, akhirnya ada momen saat aksi Black Lives Matter membela George Floyd dan warga kulit hitam di dunia. Tak heran, patung Edward Colston pun menjadi sasaran aksi dan dirobohkan, kemudian viral di media sosial.



Simak Video "2 Tahun Kematian George Floyd, Biden Tanda Tangani Perintah Eksekutif "
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fyk)