Cara Menyelesaikan Masalah Rumit Ala Albert Einstein

d'Youthizen Virtual Class

Cara Menyelesaikan Masalah Rumit Ala Albert Einstein

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 13 Mei 2020 18:12 WIB
dyouthizen virtual class
Cara Menyelesaikan Masalah Rumit Ala Albert Einstein Foto: Screenshot
Jakarta -

Siapa yang tidak kenal Albert Einstein? Ilmuwan asal Jerman yang dikenal dengan teori relativitas ini tentu sudah sangat mendunia.

Einstein juga memiliki caranya sendiri saat harus menyelesaikan masalah yang rumit. Walau termasuk orang yang genius, ia tidak terburu-buru dan lebih memilih menyelesaikan masalah secara bertahap.

Hal ini diungkapkan Product Director detiknetwork Sena Achari dalam kuliah online d'Youthizen Virtual Class, Rabu (13/5/2020). Sena mengatakan menyelesaikan masalah rumit merupakan salah satu skill yang perlu dimiliki generasi millenial dan Z agar tidak kalah dengan robot.

"Ketika Einstein ditanya bagaimana cara menyelesaikan masalah dalam waktu 1 jam, Einstein menggunakan waktunya 55 menit untuk mendefinisikan masalah, lima menitnya untuk menyelesaikan masalah," kata Sena.

Lalu bagaimana milenial dan generasi Z bisa menerapkan cara ini dalam kehidupan sehari-hari dan untuk masa depan karier mereka? Sena mengatakan salah satunya dengan memetakan isi pikiran atau mind mapping.

Cara ini efektif karena dengan memetakan masalah akan memudahkan seseorang untuk melihat akar masalah yang dihadapi dan solusinya. Sena mencontohkan ketika ada seseorang yang ingin membuka kedai kopi.

Untuk anak muda yang ingin membuka kedai kopi, Sena mengatakan ada beberapa hal yang harus dipetakan terlebih dahulu seperti apa yang membuat unik, siapa target pasarnya, bagaimana urusan suplainya dan lain-lain.

Cara menyelesaikan masalah juga terkait dengan kreativitas, skill penting lainnya yang wajib dimiliki milenial dan generasi Z. Sena mengatakan kreativitas ini bisa dilatih dengan banyak-banyak membaca dan mencari referensi, sehingga ketika ilmu sudah diserap bisa diterapkan untuk mencari solusi masalah yang rumit.

Sena pun mengimbau milenial dan generasi Z yang mulai bosan di rumah karena tidak bisa belajar dan bertemu dengan teman untuk banyak-banyak membaca agar memberi asupan bagi otak.

"Kondisinya kan lagi pada WFH, patuh PSBB, mungkin bosan. Kuliah juga tidak tatap muka tidak ketemu teman-teman. Jadi eksplor dan perbanyak referensi sebanyak mungkin agar jadi asupan ke otak," pungkasnya.

d'Youthizen Virtual Class, adalah kelas online yang digagas detikcom sambil #JagaJarakDulu di masa pandemi Corona. Kelas ini terbuka untuk mahasiswa dari kampus jurusan apapun yang menghadirkan dosen dari kalangan praktisi, tokoh inspiratif, influencer maupun selebriti.

Ajang ini disponsori oleh by.U, provider serba digital pertama di Indonesia dari Telkomsel. Kamu bisa bebas menikmati jaringan 4G LTE untuk mendukung aktivitas sehari-hari serta ide kreatifmu.



Simak Video "Nyobain Kue Pukis KFC, Rasanya Premium Banget!"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)