Dikecam Rawan Corona, Gudang Amazon Makan Korban Jiwa

Dikecam Rawan Corona, Gudang Amazon Makan Korban Jiwa

Josina - detikInet
Rabu, 06 Mei 2020 22:31 WIB
SEATTLE, WA - JUNE 16: An Amazon logo is seen inside the Amazon corporate headquarters on June 16, 2017 in Seattle, Washington. Amazon announced that it will buy Whole Foods Market, Inc. for over $13 billion.  (Photo by David Ryder/Getty Images)
Positif Corona Karyawan Gudang Amazon di New York Meninggal. (Foto: David Ryder/Getty Images)
Jakarta -

Gudang e-commerce Amazon dikritik publik karena rawan jadi penularan virus Corona. Total sudah enam karyawan Amazon yang meninggal.

Yang terbaru, seorang karyawan Amazon yang bekerja di bagian gudang di New York telah meninggal dunia karena terinfeksi COVID-19. Karyawan tersebut dikabarkan terakhir bekerja di Staten Island pada 5 April dan dikarantina pada 11 April.

"Kami sangat sedih dengan hilangnya rekanan di situs kami di Staten Island, New York. Keluarga dan orang-orang yang dicintainya ada dalam pikiran kami, dan kami mendukung rekan-rekan sejawatnya" kata juru bicara Amazon, Kristen Kish yang dikutip detikINET dari CNET.

Amazon mengatakan sudah melakukan pendekatan dengan keluarga karyawan serta menawarkan konseling dan bantuan kepada pekerja.

Karyawan yang tidak diidentifikasi tersebut tidak diyakini oleh Amazon telah melakukan kontak dengan pekerja lain atau tidak.

Kini sejumlah pekerja gudang Amazon sudah dinyatakan positif virus Corona dan setidaknya total sudah enam orang yang telah meninggal dunia.

Diantaranya pekerja di gudang Amazon di Hawthorne dan Tracy, California. Lalu dua karyawan supermarket whole Foods yang dimiliki Amazon. Kemudian satu lagi di satu di Massachusetts dan satu lagi di Portland, Oregon dan terakhir yang terbaru di gudang New York.

Amazon sebelumnya sudah mendapatkan kecaman keras dari banyak pihak, banyak dari pekerja Amazon takut bahwa gudang tempat mereka bekerja berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya virus dan pada akhirnya dapat menyebarkannya ke keluarga mereka dan pelanggan Amazon.

Pada bulan lalu, Amazon mengatakan telah menyediakan lebih dari 100 juta masker ke jaringan operasi global dan toko Whole Foods, memberikannya kepada semua rekan Amazon, mitra layanan pengiriman, karyawan musiman, dan lainnya di seluruh perusahaan.

Raksasa e-commerce itu mengatakan mengharuskan semua pekerjanya menggunakan masker. Masker adalah bagian dari serangkaian tindakan yang telah diambil Amazon atas nama melindungi pekerja, termasuk pemeriksaan suhu.



Simak Video "Pandemi Corona Bikin Harga Saham Amazon Selangit!"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/fay)