5 Fakta Dark Web, Sisi Gelapnya Internet - Halaman 2

5 Fakta Dark Web, Sisi Gelapnya Internet

Aisyah Kamaliah - detikInet
Senin, 04 Mei 2020 12:09 WIB
kejahatan cyber
Fakta seputar 'dark web', sisi lain kehidupan dunia maya. (Foto: Internet)

3. Beda dark web dan deep web

Sering dianggap sama, deep web dan dark web ternyata dua hal berbeda. Deep web mengacu pada apa pun di internet yang tidak diindeks namun masih dapat diakses melalui mesin pencari seperti Google.

Nah, jika menganalogikan dengan fenomena iceberg, dark web adalah bagian terdalam internet yang tidak bisa dilacak dan menggunakan Tor. Di sini, semua orang bisa secara anonim berseluncur.


4. Perdagangan di dark web

Patrick Tiquet Director of Security & Architecture dari Keeper Security menuturkan bahwa perdagangan di darknet banyak terjadi menggunakan bitcoin.

"Bitcoin telah menjadi faktor utama dalam pertumbuhan dark web, dan web gelap telah menjadi faktor besar dalam pertumbuhan bitcoin," kata Tiquet.

Hampir semua situs web perdagangan gelap melakukan transaksi dalam bitcoin atau varian tertentu, tetapi itu tidak berarti aman untuk melakukan bisnis di sana. Anonimitas yang melekat pada tempat itu menarik para scammer dan pencuri.

Situs web perdagangan gelap memiliki fitur yang sama dengan operasi e-retail, termasuk rating atau ulasan, keranjang belanja dan forum, tetapi ada perbedaan penting. Salah satunya adalah kontrol kualitas. Ketika pembeli dan penjual anonim, kredibilitasnya pun meragukan serta bisa dibilang seperti sebuah perjudian.

5. Apakah dark web ilegal?

Yang lazim di dengar, biasanya dark web kerap disalahgunakan untuk melakukan aktivitas ilegal atau bahkan kriminal. Tapi tidak bisa dikatakan semua aktivitasnya ilegal.

"Semakin banyak perusahaan web yang sah mulai memiliki kehadiran di sana. Ini menunjukkan bahwa mereka sadar bahwa itu (deep web --red) canggih," tutur Tiquet.

(ask/fay)