4 Cara Jack Ma 'Selamatkan' Alibaba saat SARS di 2003

4 Cara Jack Ma 'Selamatkan' Alibaba saat SARS di 2003

Aisyah Kamaliah - detikInet
Sabtu, 25 Apr 2020 22:11 WIB
Jack Ma
4 hal dari kepemimpinan Jack Ma yang dapat ditiru saat Alibaba berjuang di tengah krisis SARS pada tahun 2003 silam. Foto: Getty Images
Jakarta -

Pandemi Corona memang berat, namun sejumlah perusahaan mungkin bisa mencontoh keberhasilan Jack Ma menjaga Alibaba dari goncangan saat SARS tahun 2003 melanda. Jack Ma berhasil menuntun perusahaannya bahkan menjadi semakin kuat.

Dikutip detikINET dari Business Insider, inilah empat hal yang setidaknya bisa ditiru dari cara memimpin Jack Ma.

1. Menjaga tim agar tetap aman

Ada pengalaman penting yang bisa kita ambil hikmahnya saat Alibaba berhasil melewati krisis SARS di tahun 2003. Pengalaman itu ialah saat Alibaba memutuskan untuk ikut serta dalam Guangzhou Fair -- meski saat itu perdebatan internal memanas. Pada akhirnya, salah satu dari anggota Alibaba berpartisipasi dalam booth mereka dan alhasil kembali dengan membawa gejala SARS.

Itulah yang membuat Alibaba berkomitmen untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama dan pada pandemi Corona ini, pekerja Alibaba menjalankan aturan work from home (WFH) dengan sangat ketat. Bahkan mereka diizinkan membawa komputer untuk dibawa ke rumah.

2. Terima kenyataan

"Perubahan hanyalah satu-satunya yang konstan," kata Jack Ma. Dengan kata lain, kita tidak bisa mencegah perubahan sehingga kita harus berfokus pada solusi.

Ketika SARS melanda, Jack Ma tidak membuang waktu memikirkan peluang yang hilang. Alih-alih, ia langsung bertindak dan fokus mencari solusi dari tantangan baru itu.

3. Memotivasi karyawan saling menjaga

Ucapan yang dilontarkan Jack Ma ketika SARS melanda bukanlah bentuk makian atau menyalurkan kemarahan. Ia justru menyatukan timnya dengan memberikan motivasi untuk saling menjaga ketika mencari solusi dari permasalahan tersebut.

"Karyawan bahkan memastikan untuk bisa bersenang-senang ketika menghadapi krisis dengan mengadakan kompetisi karaoke online dan kontes handstand satu sama lain. Bukannya menghancurkan perusahaan kami, pengalaman itu membawa kami bersatu," tulis Porter Erisman VP Alibaba Group.


4. Melihat 'kesempatan' dari situasi yang ada

Meski terkesan klise, pada kenyataanya peluang dari setiap krisis pasti ada. Bukan berarti mengambil kesenangan di atas penderitaan orang lain, kesempatan yang dimaksud adalah dengan memanfaatkan keahlian perusahaan untuk membantu masyarakat.

"Peluang terpenting yang kami lewati selama era SARS adalah meluncurkan situs web baru, Taobao, yang berfokus pada konsumen e-commerce di China. Sementara sebagian besar staf kami dikarantina di rumah mereka, tim pendiri Taobao dikarantina di apartemen lama Jack Ma, tempat Alibaba Group pertama kali didirikan," kenang Erisman.

Tim bekerja siang dan malam saat itu. Lalu pada 10 Mei 2003, Alibaba secara resmi meluncurkan Taobao yang kemudian mengalahkan eBay di China dan memicu revolusi e-commerce konsumen di pasar negara berkembang mulai dari China hingga Afrika.



Simak Video "Jack Ma Bicara Soal Kunci Sukses Lawan Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/ask)