FBI Promosi Aplikasi Fitness Tapi Malah Dicurigai

FBI Promosi Aplikasi Fitness Tapi Malah Dicurigai

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Senin, 06 Apr 2020 10:15 WIB
Aplikasi Fitness FBI
FBI Promosi Aplikasi Fitness Tapi Malah Dicurigai (FBI/Twitter)
Jakarta -

Olahraga di rumah jadi kegiatan yang kini banyak dilakukan orang di tengah wabah virus Corona. Biro penyelidik Amerika, FBI mempromosikan aplikasi fitness. Tapi, niat FBI ini malah dicurigai netizen.

FBI di Amerika mempromosikan aplikasi FBI Physical Fitness Test. Tujuannya, supaya netizen bisa berolahraga sesuai standar para agen FBI.

FBI FitTest sebenarnya diluncurkan tahun 2018. Namun karena sekarang semua orang #JagaJarakDulu dan diam di rumah demi mencegah COVID-19, saat ini dirasa tepat oleh FBI untuk mempromosikan aplikasi tersebut.


Entah kenapa, para netizen mencurigainya. Salah satunya @fightfortheftr, Dia bilang, "Jangan download aplikasi ini!"

"Nanti data lokasi kalian diambil oleh FBI," kata @Public_Citizen.

Aplikasi ini memang menggunakan GPS smartphone dan accelerometer untuk mengukur aktivitas olahraga. Hal inilah yang dikuatirkan sebagian netizen sebagai taktik FBI untuk melacak orang.


Dikutip dari News.com Australia, FBI sudah membuat bantahan terkait respons netizen ini. Menurut mereka, aplikasi ini tidak mengambil data pribadi. Adapun informasi, tetap tersimpan di perangkat sesuai kebijakan privasi FBI.

FBI FitTest memang jadi aplikasi fitness yang unik. Aplikasi ini menawarkan program kebugaran sesuai standar agen FBI. Latihannya antara lain ada sit up, push up, sprint 300 meter dan lari 2,5 km.

Pada aplikasi ini, ada pilihan latihan dan ujian. Setelah cukup latihan, kalian bisa mencoba mode ujian, ada poin yang harus dikumpulkan. Jika bisa memenuhi poin tersebut, artinya kalian punya fisik sebagus agen FBI.



Simak Video "Naik 687 Kasus, Kasus Covid-19 di RI Jadi 25.216"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/rns)