Setelah Eropa, YouTube Akan Turunkan Kualitas Video di Seluruh Dunia

Setelah Eropa, YouTube Akan Turunkan Kualitas Video di Seluruh Dunia

Virgina Maulita Putri - detikInet
Rabu, 25 Mar 2020 22:36 WIB
YouTube HDR
Setelah Eropa, YouTube Akan Turunkan Kualitas Video di Seluruh Dunia (Foto: webchaat)
Jakarta -

YouTube mengumumkan akan menurunkan kualitas video di seluruh dunia. Kebijakan ini diumumkan hanya seminggu setelah anak perusahaan Google ini menurunkan kualitas video di Eropa untuk mengurangi beban jaringan.

Dikutip detikINET dari CNN, Rabu (25/3/2020) video di YouTube sekarang akan ditampilkan dalam standard definition secara default. Pengguna tetap bisa menonton video dengan kualitas high definition tapi harus dipilih secara manual.

Penurunan kualitas ini akan dilakukan selama 30 hari dan mulai digulirkan pada Selasa kemarin. Hal ini dilakukan untuk mengurangi tekanan pada sistem selama pandemi virus corona yang memaksa jutaan orang untuk tinggal di rumah.

"Kami terus bekerja secara dekat dengan pemerintah dan operator jaringan di seluruh dunia untuk melakukan peran kami untuk meminimalisir stres pada sistem selama situasi ini," kata juru bicara Google.

"Minggu lalu, kami mengumumkan bahwa sementara waktu semua video di YouTube ditampilkan dalam standard definition secara default di Uni Eropa. Karena sifat krisis ini yang mengglobal, kami akan memperluas perubahan tersebut secara global mulai hari ini," sambungnya.

YouTube bukan satu-satunya platform streaming video yang menurunkan kualitasnya untuk mengurangi beban pada broadband selama pandemi COVID-19. Sebelumnya Netflix mengumumkan telah menurunkan bitrate di Eropa selama 30 hari untuk mengurangi beban pada internet hingga 25%.

Apple, Amazon dan Disney juga telah mengambil langkah yang sama. Bahkan platform media sosial seperti Facebook dan Instagram juga menurunkan kualitas videonya untuk mencegah internet jebol.



Simak Video "Cari Informasi Bermanfaat tentang Covid-19 ala Google"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/fay)