HP dan AMD Garap Komputer Super untuk Simulasi Ledakan Nuklir

HP dan AMD Garap Komputer Super untuk Simulasi Ledakan Nuklir

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Kamis, 05 Mar 2020 15:32 WIB
Komputer Super
Ilustrasi komputer super. Foto: Tech Cunch
Jakarta -

Hewlett Packard Enterprise (HPE) dan Advanced Micro Devices (AMD) memenangkan kontrak senilai USD 600 juta untuk membuat komputer super yang akan digunakan oleh Kementerian Energi Amerika Serikat.

El Capitan, nama komputer super itu, bakal disimpan di Lawrence Livermore National Laboratory, dan juga akan dipakai oleh dua laboratorium nuklir lain, yaitu Sandia National Laboratories dan Los Alamos National Laboratory.

Nuklir? Ya, nuklir. Komputer super tersebut akan digunakan untuk penelitian tenaga nuklir. Salah satunya adalah untuk mensimulasikan ledakan nuklir, yang membutuhkan kekuatan komputasi yang sangat besar.

Dulunya, untuk mengetahui kekuatan ledakan nuklir, pengujiannya memang dilakukan dengan peledakan yang asli, tentunya di area yang aman dan tak ditinggali oleh manusia. Namun kini, simulasi seperti itu bisa dilakukan dengan komputer, atau tepatnya komputer super, karena memang membutuhkan kekuatan komputasi yang besar.

Bagi AMD, kontrak ini bisa dibilang sebuah kemenangan besar. Saat ini pabrikan prosesor itu mempunyai kontrak untuk dua dari tiga komputer paling kencang yang dimiliki oleh pemerintah AS.

Namun sebelumnya, ranah komputer super ini dikuasai oleh perusahaan lain, termasuk rival AMD, yaitu Intel. Saat ini 9 dari 10 komputer super terkencang di dunia menggunakan prosesor dari Intel ataupun International Business Machines. Sementara yang satu -- komputer terkencang ketiga di dunia milik China -- menggunakan chip prosesor yang dikembangkan sendiri.