Ganjar Pranowo Tanya Tips Konten Kreator ke Raditya Dika

Ganjar Pranowo Tanya Tips Konten Kreator ke Raditya Dika

Kris Fathoni W - detikInet
Rabu, 04 Mar 2020 16:14 WIB
dyouthizen
Suasana dYouthizen. Foto: Kris Fathoni
Solo -

Raditya Dika adalah sosok multitalenta yang kini juga eksis lewat konten-konten kreatifnya di media sosial. Mau tahu tips bikin konten serupa? Tenang, rasa ingin tahumu itu terwakili oleh pertanyaan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Dalam acara 'detikcom Goes to Campus - dYouthizen' di Auditorium GPH Haryo Mataram UNS, Solo, Rabu (4/3), Ganjar bertindak jadi moderator. Dengan gaya santai penuh kelakar, salah satu yang ia tanyai adalah Raditya Dika -- yang juga menjawab penuh canda.

Dengan tema agar anak muda bisa berperan dan bukannya baperan, media sosial pun disebut Ganjar bisa menjadi tempat berkreasi untuk menyampaikan pesan-pesan positif. Ia pun bertanya ke Raditya Dika soal tips dan rambu jadi konten kreator.

"Kalau saya buat konten di YouTube, saya selalu mengingat bahwa di situ semua orang bisa nonton. Jadi aku aku bayangin yang lihat adalah bapak dan anak perempuannya, mereka nyaman nggak lihat konten itu?" kata Raditya Dika.

"Kalau saya lagi stand-up, itu kan biasanya untuk orang-orang 17 tahun ke atas jadi bisa lebih bebas. Jadi (konten) tergantung tempat dan ngomongnya," ucapnya.

Selain itu, Raditya Dika juga berpesan agar para konten kreator muda tidak baperan menghadapi masukan atau kritikan. Menurutnya, hal itu justru harus bisa melecut bikin konten yang lebih oke lagi.

"Saat kita bikin YouTube lalu orang ngatain, kalau baper kan jadi sedih dan tidak bikin konten lagi. Padahal itu kesempatan untuk memperbaiki diri. Misalkan, cek nggak lucunya di mana dan kita bisa bikin lagi," ujar Raditya Dika.

Secara khusus, Ganjar Pranowo kemudian juga minta Raditya Dika agar menyemangati audiens agar menghadapi masa depan dengan optimistis dan tidak takut menganggur selepas kuliah nanti, termasuk dengan menekuni profesi konten kreator.

"Semua orang bisa jadi YouTuber sekarang. Orang kadang lupa nasib bisa di tangan mereka sendiri. Keluar dari kampus, (berpikir) siapa yang bakal mempekerjakan gue, perusahaan apa yang akan gue lamar, nanti kerja sama siapa," katanya.

"Jarang yang berpikir bahwa kisahnya sendiri mau dirangkai kayak gimana. Padahal itu bisa diterjemahahkan jadi bikin perusahaan, jasa, dan lainnya. Nasib kita bisa tidak ditentukan oleh orang lain, tapi ditentukan diri sendiri."

"Padahal (jika ditolak saat melamar kerja) bisa jadi itu merupakan sebuah panggilan buat kamu untuk bikin sesuatu," tutur Raditya Dika.



Simak Video "Kabar Bahagia! Raditya Dika-Anissa Aziza Dikaruniai Anak Kedua"
[Gambas:Video 20detik]
(krs/fyk)