Selasa, 28 Jan 2020 17:33 WIB

Pengguna DANA Sentuh 35 Juta Orang di Akhir 2019

Nurcholis Maarif - detikInet
DANA Foto: Dok. DANA
Jakarta -

Pengguna dompet digital DANA mengalami peningkatan di 2019. Dari 30 juta pengguna di Oktober 2019, jumlahnya meningkat menjadi lebih dari 35 juta hingga akhir 2019.

DANA juga mencatat jumlah transaksi harian pengguna meningkat lebih dari 3 juta, karyawan DANA dari dalam negeri yang disebut DANAm8s mencapai 600 orang, dan menggaet mitra bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebanyak 87.500 pengguna.

"Kita penggunanya sudah lebih dari 35 juta pengguna. Ini sesuai accomplishment dari teman-teman kita semua, operasional, produk, teknologi, legal, sesuatu yang sangat amazing karena angka ini kita achieve tidak lebih lama dari satu tahun. Satu tahun satu bulan sejak kita launching dari Desember 2018. Accomplishment yang sangat spektakuler," ujar CEO dan salah satu pendiri DANA, Vincent Iswara di Capital Place, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Vincent juga memaparkan fitur-fitur baru DANA selama tahun 2019. Antara lain integrasi dengan Lazada dan Apple, penerapan QRIS 100% dan integrasi pembayaran parkir. DANA juga memungkinkan transfer seperti Send Money to Link, Split Bills, dan Send Angpao. Ada pula Biller reminder.

"Semua fitur nggak ada yang dominan, yang top 5 itu tidak lebih dari 28%, karena kita melihat ini kebutuhan sehari, fitur-fitur yang kita gunakan berguna setiap harinya. Ada sih beberapa fitur tidak daily, tapi at least one month pasti dipakai," papar Vincent.

Diungkapkan Vincent, DANA juga telah berkolaborasi dengan berbagai industri dan meraih beberapa penghargaan selama 2019. Soal pangsa pasar, DANA lebih banyak dipakai oleh milenial.

"Kita akan melakukan hal yang sama di 2019, kita sudah mengedukasi pasar dengan berbagai media. Kalau ada pertanyaan pengguna DANA di mana saja, rasio pengguna DANA itu mirip sekali dengan rasio pengguna smartphone. Jadi smartphone itu besarnya di mana, DANA ada di sana. Kenapa belum semuanya, itu butuh edukasi, sekarang banyak (pengguna) yang millenial. Cuma ke depannya kita targetkan di luar millenial," ucap Vincent.

Vincent melanjutkan, jika dibandingkan dengan pertumbuhan DANA pada 2018, tahun 2019 tumbuh jauh lebih pesat. Sedangkan untuk tahun 2020, ia menargetkan semua angka pertumbuhan di tahun 2019 meningkat dua kali lipat hingga akhir tahun.

"Kita harapkan di tahun 2020 lebih, terutama kita ingin sekali yang sangat dibanggakan itu untuk UMKM di Indonesia. Kita lihat sendiri UMKM di Indonesia sekitar 60 juta jumlahnya, kita harapkan me-reach eventually mereka semua," pungkas Vincent.

(prf/fay)