Pejabat PBB Dilarang Pakai WhatsApp, Kenapa?

Pejabat PBB Dilarang Pakai WhatsApp, Kenapa?

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 24 Jan 2020 10:05 WIB
Aplikasi WhatsApp. Foto: Getty Images
Jakarta -

Pejabat di Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) ternyata tidak menggunakan WhatsApp sebagai sarana komunikasi. Itu karena layanan milik Facebook tersebut dianggap kurang aman.

"Pejabat resmi di PBB diinstruksikan untuk tidak menggunakan WhatsApp, ia tidak didukung sebagai sebuah mekanisme yang aman. Jadi saya tak yakin sekjen PBB memakainya," kata juru bicara PBB, Farhan Haq yang dikutip detikINET dari Reuters.

Ia menjawab pertanyaan dari media apakah Sekjen PBB, Antonio Guterres, berkomunikasi dengan pemimpin dunia dengan WhatsApp, menyusul kabar bahwa pangeran Arab Saudi membajak ponsel orang terkaya dunia, Jeff Bezos, melalui WhatsApp.

Sebelumnya, ahli hak asasi manusia PBB pun meminta agar otoritas terkait segera melakukan investigasi terkait kasus ini.

"Informasi yang kami terima menunjukkan kemungkinan keterlibatan Putra Mahkota dalam pengintaian Mr. Bezos, dalam upaya untuk mempengaruhi, bahkan membungkam laporan The Washington Post tentang Arab Saudi," kata ahli PBB dalam keterangan resminya.

"Dugaan peretasan ponsel Mr. Bezos, dan yang lainnya, menuntut investigasi secepatnya oleh Amerika Serikat dan otoritas lainnya," sambungnya.

Kembali ke soal PBB tak memakai WhatsApp, pihak layanan messaging itu angkat bicara. "Setiap pesan privat dilindungi dengan enkripsi end to end untuk mencegah WhatsApp atau yang lain melihat pesan itu," kata WhatsApp tentang keamanan layannya.

"Teknologi penyandian yang kami kembangkan dengan Signal dianggap tinggi oleh ahli keamanan dan masih tetap yang terbaik bagi orang-orang di seluruh dunia," klaim mereka.

Pejabat PBB Dilarang Pakai WhatsApp, Kenapa?


Simak Video "WhatsApp Punya Beragam Fitur Baru, Sudah Tahu Belum?"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fyk)