Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Meja Kayu Bikin Suhu Laptop Gaming Lebih Panas, Ini Penjelasannya

Meja Kayu Bikin Suhu Laptop Gaming Lebih Panas, Ini Penjelasannya


Anggoro Suryo - detikInet

Laptop gaming Asus ROG Zephyrus G14, zephyrus G15, Zephyrus Duo 16
Ilustrasi laptop gaming. Foto: dok. Asus
Jakarta -

Seorang pengguna Reddit mengaku bahwa memindahkan laptop gaming dari meja kayu ke meja logam sukses menurunkan suhu secara signifikan signifikan saat bermain game berat. Menariknya, hasil ini didapatkan tanpa bantuan cooling pad atau perangkat pendingin tambahan apa pun.

Eksperimen sederhana ini membuktikan bagaimana material permukaan di bawah sebuah laptop dapat sangat memengaruhi performa pendinginannya, terutama pada model-model yang menarik udara masuk melalui ventilasi di bagian bawah sasis.

Pengguna dengan username MentalReserve2351 membagikan temuan tersebut di komunitas r/GamingLaptops. Ia menguji setup ini secara langsung sembari memainkan game Cyberpunk 2077 di dalam ruangan ber-AC.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Menurut unggahannya, saat diposisikan di atas meja kayu, laptopnya tercatat menyentuh angka 80 hingga 90 derajat Celcius. Namun, ketika perangkat dipindahkan ke atas meja logam biasa, suhunya dilaporkan turun drastis dan stabil di rentang 75 hingga 83 derajat Celcius.

Perubahan ini awalnya cukup mengejutkan sang pengguna, yang sempat khawatir bahwa permukaan logam tersebut akan ikut menjadi sangat panas. Namun faktanya, meja logam tersebut justru tetap terasa lebih sejuk dibandingkan saat menggunakan meja kayu.

Mengapa meja logam lebih dingin?

Alasan utama di balik fenomena penurunan suhu ini berkaitan erat dengan cara kerja sistem sirkulasi udara pada mayoritas laptop gaming. Perangkat ini umumnya menarik udara dingin melalui ventilasi masuk di bagian bawah, lalu mendorong udara panas keluar melalui knalpot pembuangan di sisi samping atau belakang.

Permukaan berbahan kayu cenderung memerangkap hawa panas tepat di bawah mesin. Sebaliknya, material logam merupakan konduktor yang jauh lebih baik dalam menyalurkan dan membuang panas. Hasilnya, area di sekitar ventilasi intake laptop tetap terasa lebih sejuk.

Tentu saja hal ini bukan berarti meja logam berfungsi aktif mendinginkan layaknya kipas eksternal atau sistem liquid-cooling. Permukaan logam sekadar mencegah terperangkapnya panas di bawah bodi, sehingga memungkinkan laptop untuk menarik udara yang lebih segar dan dingin di dalam ruangan ber-AC.

Hati-hati ancaman kondensasi

Bagi sebuah mesin komputasi tinggi seperti laptop gaming, penurunan suhu beberapa derajat saja dapat memberikan dampak performa yang besar. Suhu yang lebih rendah dapat membantu mengurangi kebisingan putaran kipas sekaligus mencegah thermal throttling akibat overheat.

Meski trik ini terbukti ampuh, sang pengguna Reddit mewanti-wanti pengguna lain agar tidak bertindak terlalu jauh, misalnya dengan sengaja mendinginkan meja logam menggunakan es batu atau metode pendingin ekstrem lainnya. Tindakan tersebut dapat memicu timbulnya embun atau kondensasi di bagian bawah laptop. Perlu diingat bahwa percikan air akibat kondensasi memiliki risiko kerusakan yang jauh lebih mematikan bagi komponen perangkat keras dibandingkan paparan suhu operasional yang tinggi.

Pada akhirnya, perawatan dasar tetap menjadi kunci utama. Memastikan ventilasi bawah tidak terhalang benda, rutin membersihkan debu dari sistem pendingin, dan sedikit mengangkat bagian belakang laptop agar sedikit mengambang terbukti menjadi cara yang aman sekaligus ampuh untuk memperlancar sistem sirkulasi udara, demikian dikutip detikINET dari Techspot, Selasa (18/8/2026).



(asj/rns)




Hide Ads