Habisi Jenderal Iran, Trump Kibarkan Bendera AS di Twitter

Habisi Jenderal Iran, Trump Kibarkan Bendera AS di Twitter

Fino Yurio Kristo - detikInet
Jumat, 03 Jan 2020 16:52 WIB
Bendera Amerika Serikat di Twitter Donald Trump. Foto: Twitter
Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memerintahkan serangan udara yang menewaskan Komandan Garda Revolusi Iran, Mayjend Qasem Soleimani. Ia pun langsung mengibarkan bendera Amerika Serikat di Twitter.

Ya, bendera tersebut bahkan di-pinned atau ditahan di posisi paling atas. Sejauh ini, sudah ada lebih dari 350 ribu Like yang menghampirinya.

Belum ada komentar apapun dari Trump soal serangan ke sang Jenderal di Twitter, media sosial favoritnya. Tampaknya, ia merasa sudah cukup memajang bendera negaranya, mungkin untuk menggambarkan bahwa perbuatannya kali ini adalah untuk kepentingan rakyat AS.


"Atas arahan Presiden (Donald Trump-red), militer AS telah mengambil langkah defensif tegas untuk melindungi personel AS di luar negeri dengan membunuh Qasem Soleimani, kepala Pasukan Quds pada Garda Revolusi Iran, yang ditetapkan AS sebagai Organisasi Teroris Asing," ungkap Pentagon.

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, bersumpah akan ada 'pembalasan dendam yang hebat'. Ia juga menetapkan masa berkabung selama tiga hari di seluruh Iran untuk menghormati Soleimani, yang sosoknya dikagumi warga Iran dan dianggap sebagai pahlawan tanpa pamrih dalam memerangi musuh-musuh di luar negeri.

"Mati syahid menjadi hadiah atas upaya-upaya tanpa henti yang dilakukannya dalam beberapa tahun ini," ucap Khamenei dalam pernyataan berbahasa Farsi via Twitter, yang merujuk pada Soleimani.

Twitter pun sangat ramai dengan topik serangan itu, termasuk soal kecemasan munculnya Perang Dunia III. World War 3 tiba-tiba menempati posisi 3 trending topic di Twitter wilayah Indonesia dan WWIII ada di posisi kesembilan. Untuk wilayah dunia, Iran dan World War 3 menempati ranking pertama dan kedua.



Habisi Jenderal Iran, Trump Kibarkan Bendera AS di Twitter


Simak Video "Cuitan Donald Trump Dapat Label Peringatan dari Twitter"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)